Breaking News:

Berita Kotabaru

Imbas Sekolah Pembelajaran Daring Pandemi Covid-19 di Kotabaru, Siswa SD Sempat Tidak Kenal Guru

Sejak wabah Covid-19, semua sekolah setengah diliburkan, tak terkecuali di Kabupaten Kotabaru yang sudah berlangsung hampir enam bulan.

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Sejak wabah Covid-19, semua sekolah setengah diliburkan, tak terkecuali di Kabupaten Kotabaru yang sudah berlangsung hampir enam bulan.

Diketahui Kotabaru salah satu daerah masuk dalam zona merah. Sesuai edaran Kemendikbud, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kotabaru juga memberlakukan selama pandemi sistem belajar dilakukan secara daring. 

"Tidak terasa hampir enam bulan sistem belajar seperti ini (daring). Mulai 23 Maret 2020 sudah mulai (daring)," celetuk salah seorang guru di salah satu SDN di Kotabaru, Rabu (16/9/2020).

Senada diungkapkan Supiani, salah satu orangtua siswa. Selama pandemi Covid-19 sudah hampir enam bulan murid bertatap muka dan beriteraksi langsung dengan guru. 

Polisi : Tersangka Penikam Syekh Ali Jaber Tak Alami Gangguan Jiwa, Menusuk karena Tetekan

Peringati Hari Jadi ke-3, Duta Damai Kalsel Berbagi Sembako ke Panti Asuhan di Kota Banjarmasin

Lima Puskesmas Terendam Banjir di Katingan, Dinkes Kalteng Bangun Posko Pelayanan Kesehatan

"Saking lamanya, anak-anak sempat tidak dikenal dengan guru. Sampai kapan? Mudah-mudahan Corona ini segera berakhir," harap Supiani. 

Sehingga aktivitas di sekolah, interaksi antara guru dan murid kembali terjalin normal sediakala sebelum adanya wabah pandemik. 

Kepala Disdikbud Kotabaru Selamat Riyadi, sejak Kotabaru masuk zona merah pandemik Covid-19. Belajar sistem daring berlangsung hampir enam bulan. 

Kondisi ini kemungkinan bertambah sampai semester satu (akhir Desember). Sementara Kemendikbud tidak mengizinkan belajar tatap muka apabila status masih zona merah. 

"Ya memang harus ada praserta kesadarab masyarakat supaya awalnya Kotabaru zona merah bisa ke kuning atai hijau," kata Selamat 

Itu pun masih ada ketentuan, dirapatkan dengan orangtua dan pengetatan protokol kesehatan di sekolah. 

"Jadi kelihatannya berlanjut. Tapi mudah-mudahan pandemik segeranya berlanjut," tandas Selamat. 

(banjarmasinpost.co.id/Helriansyah)

--

Penulis: Herliansyah
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved