Sejarah Gunung Birah Tala
VIDEO Mengulik Klenik dan Sejarah Gunung Birah Tanahlaut Kalsel
Gunung Birah di Desa Kandanganlama, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), bukan objek wisata biasa.
Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Eka Dinayanti
Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Gunung Birah di Desa Kandanganlama, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), bukan objek wisata biasa.
Lebih dari itu menyimpan nilai sejarah dan 'aura' istimewa lainnya.
Keberadaannya juga tak terpisahkan dengan era kejuangan pada masa penjajahan ratusan tahun silam.
Agresi penjajah Belanda di negeri ini juga pernah menjamah hingga ke Desa Kandanganlama.
• VIDEO : MITOS ATAU FAKTA? Burung But But Menyebabkan Gatal-Gatal Jika Disentuh
• VIDEO Tim Penegakan Perwali Razia Masker di Pasar THR Banjarmasin
• VIDEO Budidaya Ikan Hias, Bisnis Menjanjikan di Tengah Pandemi Covid-19
"Warga di kampung kami dulu juga ikut berjuang melawan penjajah Belanda," ucap H Rosmani, tokoh warga Kandanganlama, Rabu (16/9/2020).
Mengutip penuturan nenek moyang, jelasnya, warga kampungnya juga hanya bersenjatakan senjata tradisional saat melawan penjajah.
Banyak yang gugur (meninggal).
"Cuma kita dapat ambil hikmahnya saja. Walau harus mati kita akan tetap mempertahankan negara kesatuan Republik Indonesia yang tercinta ini," tandas Rosmani.
Dikatakannya, pada masa perlawanan menghadapi penjajah tersebut warga kampung Kandanganlama juga mesti bergerilya. Kerap keluar masuk hutan di Gunung Birah.
(Banjarmasinpost.co.id/Idda Royani)