Sport
Angkat Besi Kalsel Cari Ketua Baru
Keputusan pembubaran PABBSI sehubungan desakan pemisahan cabang olahraga angkat besi, angkat berat dan binaraga untuk memiliki federasi masing-masing
Penulis: Khairil Rahim | Editor: Alpri Widianjono
Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi, Angkat Berat, dan Binaraga Seluruh Indonesia (PABBSI) akan dibubarkan secara resmi pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KONI Pusat di Jakarta.
Cerainya tiga cabang olahraga dari induknya ini juga diikuti pengurus PABBSI di Kalimantan Selatan.
Ketiganya diputuskan diganti dengan nama Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI), Perkumpulan Angkat Berat Seluruh Indonesia (Pabersi) dan Perkumpulan Binaraga dan Fitnes Indonesia (PBFI).
Keputusan tersebut diambil sehubungan dengan desakan pemisahan ketiga cabang olahraga tersebut untuk memiliki federasinya masing-masing. Hal itu sesuai dengan aturan dari Federasi Angkat Besi Dunia (IWF).
Khusus angkat besi, Binpres PABBSI Kalsel sebelumnya Edo Masrun dipercaya membawa mandat dari PABSI pusat untuk membentuk kepengurusan di Kalsel.
"Kalau khusus angkat besi kini namanya PABSI tulisan atau ejaannya tanpa double B. Saya dipercaya pusat membawa mandat," kata pria berkacamata ini.
• Binaraga dan Angkat Besi Bakal Pisah, Pengurus PABBSI Daerah di Kalsel Wajib Gelar Munaslub
• PABBSI HSS Genjot Kesiapan Atlet Menatap Kejurprov 2021, Begini Porsi Latihannya Seminggu
• PABBSI Kalsel Incar Hibah Alat SEA Games 2018, Baru 31 Cabor Ajukan ke Kemenpora
• Impian Binaraga Kalsel Berlaga di PON 2020 Papua Puspus Sudah, PABBSI Kalsel Minta Maaf
Tidak hanya itu pria yang pernah dipercaya me jabat Sekretaris PABBSI Banjarmasin ini juga merangkap sebagai carateker ketua PABSI Kalsel.
Lalu kapan musyawarah Provinsi (Musprov) PABSI Kalsel akan digelar, Edo mengaku pihaknya saat ini sedang menghimpun para pengurus sehingga dalam waktu dekat akan digelar.
"Kalau kami berharap dalam minggu-minggu ini kepengurusan PABSI sudah terbentuk," kata dia.
Edo pun mengaku sejak Januari hingga Maret ini sudah ada delapan daerah di antaranya Kota Banjarbaru, Kabupaten Tapin, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kabupaten Tanahbumbu, Kabupaten Tanahlaut dari 12 pengurus pengcab PABBSI Kalsel untuk sosialiasi.
Mengenai calon ketua umum, Edo mengaku, sampai saat ini memang sudah ada beberapa kandidat yang bakal menduduki kursi PABSI Kalsel.
"Tapi kami meminta agar saat Musprov PABSI Kalsel nama ini akan jadi kejutan kejutan saja di acara pemilihan," jelas dia.
Hingga saat ini kepengurusan PABBSI masih diminta untuk terus mempertanggungjawabkan anggaran yang dikelola sampan nanti pada Desember 2020.
"Jadi Desember nanti PABBSI masih bisa menjalankan programnya dengan pertanggungjawaban laporannya," kata dia.
Bagaimana dengan rencana kepengurusan PaBSI di daerah, Edi menjelaskan dari 12 pengurus cabang olahraga PABBSI Kalsel hanya Tanahbumbu yang masih belum merespons pembentukan PABSI di daerah.
"Pengurus di Kabupaten Tanahbumbu menyerahkan sepenuhnya kepada KONI setempat, sementara respons pengcab lainnya sangat bagus," pungkas Edo.
(Banjarmasin post.co.id/Khairil Rahim)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/angkat-besi-popnas-jakarta-1692020.jpg)