Breaking News:

Berita Banjarmasin

Kembangkan Stasiun Riset Bekantan dan Ekosistem Lahan Basah, SBI Dapat Penghargaan dari ULM

Rektor ULM Prof Dr H Sutarto Hadi disaksikan Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor berkenan menyerahkan Piagam Penghargaan kepada SBI Kalsel.

SBI Kalsel
Rektor ULM Prof Sutarto Hadi berikan penghargaan kepada Ketua SBI Kalsel Amalia Rezeki. 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARMASIN - Kemitraan yang dibangun antara Yayasan Sahabat Bekantan Indonesia (SBI) Kalsel, dengan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dengan lingkup Tridharma Perguruan Tinggi selama 5 tahun ini telah banyak menghasilkan capaian.

Terutama dalam pengembangan Laboratorium Riset Bekantan dan Stasiun Riset Bekantan dan Ekosistem Lahan Basah di kawasan Pulau Curiak, Barito Kuala, Kalimantan Selatan.

Bertepatan dengan Dies Natalis ULM yang ke- 62, Rektor ULM Prof Dr H Sutarto Hadi, disaksikan Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor berkenan menyerahkan Piagam Penghargaan kepada SBI Kalsel, yang diterima langsung oleh Amalia Rezeki, selaku ketua dan pendiri SBI di Gedung General Building ULM Banjarmasin, Senin (21/9/2020).

Pemulung Mendadak Viral, Temukan Batu Aneh saat Cari Sampah di Pantai, Ternyata Harganya Rp 9 Miliar

PTS di Kalsel Baru 14 Terakredetasi, 31 Masih Proses

Fakultas Kedokteran Gigi ULM Segera Miliki Gedung Sendiri di Banjarmasin

“Alhamdulillah, terima kasih atas apresiasi dari Rektor ULM. Konservasi bekantan dan ekosistem lahan basah mendorong kami melakukan berbagai upaya, bersama ULM mengembangkan laboratorium riset Bekantan dan stasiun riset Bekantan dan ekosistem lahan basah di kawasan Pulau Curiak," jelas Amalia Rezeki yang juga dosen muda berprestasi di ULM, Senin.

Menurutnya, kerja sama antara SBI Kalsel dengan ULM ini, sekaligus bertujuan mendukung program Tridharma Perguruan Tinggi, dan visi misi ULM menjadi perguruan tinggi yang terkemuka dan berdaya saing dibidang lingkungan lahan basah.

Lebih lanjut Amel sebutan akrab dosen Program Studi Pendidikan Biologi ini, mengatakan sudah lebih dari 20 hasil penelitian yang mereka lakukan baik tentang ekologi Bekantan dengan ekosistem lahan basahnya, juga riset di bidang mikrobiologinya, hingga genetika bekantan.

"Sebagian besar sudah dipublikasikan baik dijurnal nasional maupun internasional," ucapnya.

(banjarmasinpost.co.id/syaiful anwar)

Penulis: Syaiful Anwar
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved