Penanganan Covid 19

Plt Gubernur dan Kapolda Kalsel Naik Motor Menuju Rumah Isolasi Mandiri

Rombongan Forkopimda Provinsi Kalsel, seperti Plt Gubernur Kalsel, H Rudy Resnawan, Kapolda Kalsel Irjen Pol Nico Afinta serta Komandan Korem 101

Penulis: Jumadi | Editor: M.Risman Noor
JUMADI
Kapolda Kalsel, Irjen Pol Nico Afinta bersama Forkofinda mengendarai sepeda motor menuju ke rumah warga yang terpapar Covid-19, dan sedang menjalani isolasi mandiri, di Jalan Gerilya, Kompleks Mahatama, Tanjung Pagar, Kecamatan Banjarmasin Selatan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Rombongan Forkopimda Provinsi Kalsel, seperti Plt Gubernur Kalsel, H Rudy Resnawan, Kapolda Kalsel Irjen Pol Nico Afinta serta Komandan Korem 101/Antasari Brigjen Firmansyah masing-masing mengendarai motor roda dua, Selasa (6/10/2020) siang.

Sesampainya di rumah QFM, salah satu perawat Puskesmas di Banjarmasin, Plt Gubernur Kalsel, Kapolda Kalsel, Danrem 101/Antasari serta rombongan berhenti di depan rumah yang menjalani isolasi mandiri

Kedatangan rombongan disambut Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Rachmat Hendrawan, Komandan Kodim 1007/Banjarmasin, Kolonel Inf M Leo Pola Ardiansa Saragih, Wakapolresta, AKBP Sabana Atmojo, Kapolsekta Banjarmasin Selatan, Kompol H Idit Aditya serta Camat Banjarmasin Selatan, M Yusrin.

Rombongan mendengarkan penjelasan dari Kepala Puskesmas Beruntung Raya, Kelurahan Tanjung Pagar, Kecamatan Banjarmasin Selatan, dr Santi.

Salah satu yang disampaikan dr Santi adalah bahwa yang bersangkutan hari ini (Selasa) dikirim ke lokasi Karantika Covid-19, di Jalan Perdagangan, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin 

Melalui Stiker, Mobil Dinas Kapolres dan Wakapolres Balangan Ikut Kampayekan Protokol Kesehatan

Tujuannya dipindahkan ke rumah Karantika Covid-19, agar mencegah munculnya kembali klaster baru di Kelurahan Tanjung Pagar pada khususnya dan Kota Banjarmasin pada umumnya. 

Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur Kalsel menyerahkan bantuan Sembako kepada QFM, yang diwakili Ketua RT Jalan Kasturi Mahatama, Purnomo.

Usai acara, Wakil Gubernur Kalsel, H Rudy Resnawan mengatakan, jadi pasien Orang Tanpa Gejala (OTG) yang melaksanakan isolasi mandiri permukiman, maka diupayakan supaya berpindah di tempat khusus, yakni Karantina Covid-19.

"Tujuannya agar nantinya dapat terlayani, dan ini merupakan kebijakan pemerintah. Contoh pasien OTG yang mau dipindahkan ke tempat isolasi khusus,"terang Wakil Gubernur Kalsel.

Terpisah, Kepala Puskesmas Beruntung Raya, dr Santi mengatakan, untuk QFM mengalami gejala sekitar 10 hari. Dan yang bersangkutan merasa dirinya terkena Covid, sehingga dia memeriksakan dirinya ke Puskesmas Beruntung Raya.

Setelah dilakukan pemeriksaan dengan rapid tes dan swab, maka hasilnya dinyatakan positif. Pihak yang bersangkutan menjalani isolasi mandiri di rumah selama 10 hari. (banjarmasinpost.co.id/jumadi)

 

 

Razia Masker di Kabupaten Tanahlaut Kian Digencarkan, Sasar Pasar Perdesaan, Begini Respons Warga

Mari bersama kita lawan virus corona. Banjarmasinpost.co.id mengajak semua pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan di setiap kegiatan. Ingat pesan ibu: laksanakan 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, selalu Menjaga jarak).

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved