Btalk
Btalk : Pendekar Putri kalsel Masih belum Ada Pengganti
Helidah awalnya mempelajari silat untuk bela diri namun semakin hari ditekuni justru bisa menuai prestasi.
Penulis: Khairil Rahim | Editor: Hari Widodo
Editor : Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Olahraga bela diri yang keras bukan hanya dominasi laki-laki. Namun kaum hawa pun sepertinya wajib belajar untuk menjaga diri dari gangguang kejahatan dengan aneka cara akhir kahir ini.
Belajar olahraga bela diri yang juga warisan budaya asli bangsa sendiri yakni pencak silat, tak akan ada lagi rasa takut bagi wanita yang pulang malam.
Sebagai pesilat putri yang tergolong masih berusia muda, Helidah awalnya mempelajari silat untuk bela diri namun semakin hari ditekuni justru bisa menuai prestasi.
Sebagai atlet pencak silat putri, Helidah banyak menoreh prestasi mulai dari juara Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2012 di Riau lalu juara 2 Sea Games School 2013 serta beberapa kali juara kejuaraan provinsi (Kejurprov) dan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalsel.
• Pelatih Pencak Silat Tomy Peserta Terbaik Pelatihan di GOR Rudy Resnawan Banjarbaru
• VIDEO Festival Pencak Silat Budaya Diadakan di Kiram Park Kalsel
Heli sapannya mengaku sebenarnya olahraga bela diri sangat diperlukan untuk kaum hawa selain untuk menjaga diri juga bisa sebagai bentuk menjaga bentuk tubuh.
"Memang selama ini Alhamdulillah saya belum pernah mendapat ancaman atau gangguan yang bersifat kejahatan sehingga tidak mempraktekkannya langsung di lapangan soal beladiri. Praktek hanya terjadi saat di pertandingan," kata Heli saat di program B-Talk, Banjarmasin Post Bicara Apa Saja Jumat (9/10/2020) sore.
Namun berkat membekali diri dengan ilmu beladiri kata Heli dia selama ini terhindar dari candaan atau godaan berlebihan dari teman dan rekan sebayanya karena merasa takut.
"Teman lelaki saat di sekolah jarang membully saya karena pas dia tahu saya seorang atlet pencak silat," kata Heli tertawa.
Heli pun merasa aman ketika berpergian mengingat dia bisa menjaga diri walau tetap dalam keadaan waspada dizaman seperti ini.
"Bisa beladiri bukan berarti bebas kemana-mana namun setidaknya kita bisa lebih tenang dan tetap waspada saat jalan keluar terutama malam," tambah dia.
Tidak hanya itu sebut dia olahraga beladiri juga membuat dia bisa menurunkan berat badannya sehingga bertubuh ideal.
"Pencak silat kan harus memiliki tubuh yang ideal karena sering bergerak dan latihan bisa membuat kita diet dan cepat menurunkan berat badan," tambah dia.
Heli sendiri awalnya terjun sebagai atlet pencak silat memang ada kegiatan ekstrakurikuler di sekolah nya SMA 19 Banjarmasin pada 2009 lalu.
Saat itu bakat Heli sebagai pendekar Putri terlihat sang Guru Olahraga yang merupakan pelatih pencak silat senior Banua Muharani.
"Beliau melihat potensi saya ngajak latihan saya ikut ternyata ketika pertama ikut kejuaraan saya berhasil menjadi juara walau hanya beberapa bulan latihan," tambah dia.
Heli pun pun semakin keranjingan untuk terus berlatih pencak silat di sekolahnya semangat Heli sempat pudar karena ibunya mengijinkan nya lagi berlatih.
"Ketika bertanding di Marabahan saya mengalami memar di bahu hingga terlihat membiru dan itu kelihatan ibu kemudian saya dilarang untuk latihan," ujar dia.
Namun prestasi demi ini prestasi yang diatur eh membuat heli diijinkan pihak keluarga untuk terus berlatih. Ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Heli tiga kali berturut-turut meraih medali emas mulai Kotabaru, Martapura hingga atanjung Tabalong.
Heli juga juara nasional di ajang Pekan Olahraga Pelajar (POPNAS) hingga sempat mengikuti pelatihan nasional (Pelatnas) silat Sea Games di Singapura.
"Waktu itu baru tahap try out. Saya juara di Popnas Riau sehingga ikut dipanggil mengikuti latihan menggantikan salah satu atlet pencak silat pelatnas," paparnya.
Untuk pendekar Putri Kalsel prestasi Heli masih belum ada yang bisa melampaui hingga saat ini dia sudah berkeluarga.
Soal hal itu Heli mengaku sebenarnya bibit-bibit pesilat di Kalsel sangat banyak namun keterbatasan dalam latihan membuat kalah bersaing dengan pesilat tangguh di tanah air.
• Festival Pencak Silat Budaya Kalsel, PPS Harimau Tanahlaut Raih Penampilan Terbaik Peringkat Pertama
Bahkan soal kejuaraan Silat pun termasuk banyak di Kalsel hampir setiap satu tahun ada saja 2-3 kejuaraan yang digelar.
Heli melihat bibir bibit setelah dirinya akan mampu melampaui prestasinya bahkan mungkin hingga ajang internasional.
"Saya melihat pesilat kita mulai kelihatan dengan mampu meloloskan tiga pesilat di ajang Pekan Olahraga Nasional di Papua," pungkas dia.(Banjarmasin post.co.id/Khairil rahim)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/banjarmasin-post-bicara-apa-saja-menghadirkan-atlet-pencak-sikat-pu.jpg)