Mata Najwa
LINK Live Streaming Trans7 Mata Najwa Malam ini, Najwa Shihab Bahas Polemik UU Cipta Kerja
LINK Live Streaming Trans7 Mata Najwa Malam ini, Najwa Shihab Bahas Polemik UU Cipta Kerja
Penulis: Amirul Yusuf | Editor: Rendy Nicko
Link Live Streaming Trans7 Mata Najwa yang akan membahas Omnibus Law
BANJARMASINPOST.CO.ID - Saksikan Siaran Langsung Trans 7 yang menyajikan Mata Najwa malam ini dengan tema 'Cipta Kerja : Mana Fakta mana Dusta' yaitu membahas Polemik UU Cipta Kerja.
Link Live Streaming Mata Najwa malam ini dapat diakses di website Trans7, seperti yang Banjarmasinpost.co.id kutip dari instagram Matanajwa pada Rabu (14/10/2020) mulai pukul 20.00 Wib.
Polemik UU Cipta Kerja yang telah disetujui DPR dan pemerintah pada Sidang Paripurna 5 oktober 2020 lalu terus bergulir.
Baca juga: LINK Live Streaming Demo UU Cipta Kerja Hari Ini via Kompas TV & TVOne, Kapolres Ingatkan Pelajar
Baca juga: Update Daftar Kartu Prakerja Gelombang 11, Cek Pengumuman via Login www.prakerja.go.id
Baca juga: Cara Aktivasi Promo Telkomsel Rp 6 Ribuan, Kuota Gratis & Paket Internet Murah XL, Indosat & Tri Ada
Unjuk rasa yang terjadi di sejumlah daerah menentang UU sapu jagat ini disebut akibat adanya disinformasi mengenai substansi UU Cipta Kerja, hingga tudingan adanya aktor yang memancing di air keruh.
Sementara dalam prosesnya, publik dibuat bingung dengan beredarnya sejumlah versi naskah UU Cipta Kerja yang berubah-ubah, ada yang 905 halaman, 1.035 halaman, dan 812 halaman.
"Wajarkah rentetan perubahan naskah UU Cipta Kerja ini? Bagaimana menilai proses legislasi yang terjadi? Lalu benarkah demo ditunggangi dan dipicu oleh hoaks?" tulis akun instagram Matanajwa.
LINK LIVE STREAMING TRANS 7
* Berikut Link Live Streaming Trans 7 Mata Najwa dengan tema 'Cipta Kerja : Mana Fakta mana Dusta' yaitu membahas Pilkada 2020 yang berlangsung mulai pukul 20.00 Wib :
DPR Klaim Tak Ada Kepentingan Pribadi dalam Pembahasan Rancangan UU Cipta Kerja
Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin mengatakan, pembahasan omnibus law Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja tidak dilakukan atas kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.
Ia juga mengklaim, pengesahan RUU Cipta Kerja menjadi undang-undang tak memanfaatkan kondisi saat ini untuk menguntungkan segelintir pihak.
"Tidak ada interest, kepentingan pribadi atau kepentingan kelompok dalam kami pimpinan DPR, pimpinan fraksi dan pimpinan alat kelengkapan dalam hal ini Badan Legislasi, memanfaatkan kondisi tertentu untuk hal-hal tertentu yang menguntungkan para pihak tertentu," kata Azis dalam konferensi pers daring yang dikutip dari Kompas.com, Selasa (13/10/2020).
Azis pun meminta masyarakat percaya bahwa DPR berkomitmen dalam memajukan bangsa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/najwa-shihab22.jpg)