Berita HSS
Pengelola Wisata di Kabupaten HSS Harapkan Ada Penguat Jaringan Seluler
Pengelola wisata berharap Pemkab HSS, Kalsel, memfasilitasi penyediaan alat agar pengunjung bisa mengakses jaringan seluler
Penulis: Hanani | Editor: Alpri Widianjono
Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Sejumlah objek wisata di Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Provinsi Kalimantan Selatan, masih blank spot, atau tak terjangkau jaringan seluler.
Untuk itu, para pengelola wisata berharap Pemkab HSS memfasilitasi penyediaan alat agar pengunjung bisa mengakses jaringan seluler tersebut.
"Kami berharap pemerintah menyediakan alat penguat sinyat atau jaringan seluler, agar bisa berkomunikasi dan mengakses internet. Karena sekarang era digital, dengan adanya jaringan internet, pengunjung bisa melakukan semacam siaran langsung. Ini akan mendukung promosi wisata daerah kita, agar lebih dikenak lebih luas lagi,” kata Sukran, pengelola Wisata Air Terjun Haratai, kepada Banjarmasinpost.co.id, Senin (19/10/2020).
Seperti diketahui, masih banyak area tanpa jaringan di objek wisata di kawasan Loksado maupun Padang Batung di HSS.
Termasuk objek wisata Pariangan, Desa Batubini, Kecamatan Padang Batung yang saat ini dikelola masyarakat setempat.
Baca juga: Giliran Puskesmas di Kecamatan Loksado Kabupaten HSS Laksanakan Test IVA dan Sadanis
Baca juga: Pemkab HSS Tambah Fasilitas di Air Terjun Haratai Kandangan, Ada Gazebo Unik
Baca juga: Wisata Air Terjun Haratai di Loksado HSS Kembali Dibuka, Sanksi Adat Dicabut
Baca juga: Wisata Unik di Kampung Pariangan Kabupaten HSS, Menyantap Makanan di Atas Aliran Air Sungai Amandit
Baca juga: Serahkan SK Perpanjangan Masa Jabatan Direktur PDAM HSS, Bupati Achmad Fikry Sampaikan Pesan Ini
Baca juga: Kayuh Sepeda 8 Kilometer di Kabupaten HSS, Kakek Saini Jajakan Sapu Lidi Biayai Istri
Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata HSS, Zakir Maulidi, mengatakan, usulan tersebut sudah ditindaklanjuti, berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika HSS.
Kepala Dinas Kominfo HSS, Rahmawaty, dikonfirmasi Banjarmasinpost.co.id mengatakan, pihaknya sudah mendata desa-desa blank spot yang taka da akses koneksi internet.
Terkait sinyal atau jaringan internet, kata Rahmawaty termasuk urusan telekomunikasi sesuai UU Noor 23 tahun 2014 tetang Pemerintahan Daerah sehingga menjadi kewenangan pemrintah pusat.
Dengan demikian, Pemkab HSS tak bisa membangun BTS atau menara seluler untuk di desa-desa blank spot tersebut.
“Yang kami lakukan adalah mengusulkan membangun menara telekomunikasi ke Kementerian Kominfo melalui Badan Aksesibilitas Komunikasi (Bakti) dengan syarat ada hibah tanah dari desa. Saat ini yang sudah kami usulkan untuk pembangunan menara tersebut adalah Desa Haratai, Malinau, Ulang, Panggungan, Kamawakan, Malilingin dan Hamak Utara. Ke depan diupayakan lagi mengatasi desa–desa blankspot dengan terus berkoordinasi dengan pihak terkait. Dinas Kominfo tentu ingin seluruh masyarakat HSS menikmati akses internet untuk pemerataan informsi . Apalagi di lokasi destinasi wisata unggulan,” katanya.
(Banjarmasinpost.co.id/Hanani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/salah-satu-spot-foto-di-objek-wisata-air-terjun-haratai-kabupaten-hss.jpg)