Ekonomi dan Bisnis

Hotel dan Tempat Rekreasi Kembali Bangkit Dengan Protokol Kesehatan

Industri pariwisata menjadi yang sektor yang terdampak saat Pendemi Covid 19 kini.

Tayang:
Penulis: Milna Sari | Editor: Hari Widodo
Capture IG LawanCovid19ID
Talkshow tentang protokol kesehatan hotel dan tempat rekreasi. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Industri pariwisata menjadi yang sektor yang terdampak saat Pendemi Covid 19 kini.

Memasuki kenormalan baru, industri hiburan kembali bangkit untuk menjalankan roda bisnisnya.

Meski kembali bangkit namun tidak sepenuhnya bisa pulih seperti semula.

Adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar lanjutan yang dilakukan membuat industri pariwisata menjadi paling lama pulih dari sektor lain.

Hal itulah yang diungkapkan pengusaha hotel Sona Maesana dalam takshow penerapan protokol kesehatan di hotel dan tempat wisata melalui siaran dari BNPB, Selasa (20/10/2020).

Baca juga: Terdampak Covid-19, Anggota HIPMI Banjarmasin Saling Support dan Gelar Pengajian Bisnis

Baca juga: Tersisa Satu, Dinsos Banjar Anggarkan Beli Kasur untuk Korban Terdampak Bencana

Penjualan kamar hotel selama PSBB,  bahkan menembus angka dibawah 10 persen. Namun kini perhotelan kembali mulai bangkit di tengah Pandemi dengan mengikuti aturan penerapan protokol kesehatan.

Penerapan protokol kesehatan di hotel sendiri jelas dengan mengikuti langkah 3M.

Selain itu demi meyakinkan pelanggan hotelnya juga telah menerima sertifikat hotel protokol kesehatan.

Pengusaha hotel, Rucita Permatasari juga menerapkan protokol kesehatan dengan langkah 3M.

Selain itu penyemprotan disinfektan di area hotel. Selain itu manajemen juga melakukan pengecekan suhu tubuh berkala kepada semua karyawan.

"Karyawan kami setiap pekannya juga selalu kita Swab tes demi memastikan kondisi kesehatan semua karyawan," ujar Rucita melalui sambungan internet.

Sementara di sektor pariwisata, pengusaha taman rekreasi, Safitri Siswono mengatakan juga selalu sterilkan area taman dengan penyemprotan disinfektan bahkan hingga empat kali sehari.

Beruntung usaha taman rekreasi yang bersifat outdoor membuat masyarakat lebih yakin dibandingkan rekreasi di lokasi indoor.

Lantas bagaimana langkah industri pariwisata ini untuk bisa kembali pulih seperti sebelum Pandemi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved