Breaking News:

Berita Banjarbaru

Museum Lambung Mangkurat Kalsel Ajak Komunitas Rawat Benda Pusaka

Museum Lambung Mangkurat di Jalan A Yani Km 35, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalsel, ajak komunitas Wasi Pusaka Banua untuk merawat benda pusaka.

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Alpri Widianjono
HUMAS MUSEUM LAMBUNG MANGKURAT UNTUK BPOST GROUP
Suasana kegiatan Gerakan Cinta Museum (GCM), mengundang komunitas Wasi Pusaka Banua, di Museum Lambung Mangkurat, Jalan A Yani Km 35, Kota Banjarbaru, Provinsi Kaliantan Selatan. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Memeriahkan Hari Museum Indonesia ke 5 pada 12 Oktober 2020, Museum Lambung Mangkurat mengadakan serangkaian acara Gerakan Cinta Museum (GCM).

Kegiatan yang diselenggarakan museum berada di tepi Jalan A Yani Km 35, Kota Banjarbaru, ini antara lain seminar sasirangan dan dialog kebudayaan seputar perawatan benda pusaka bersama komunitas Wasi Pusaka Banua. 

Museum Lambung Mangkurat dalam perjalanannya terus berupaya membangun jejaring dengan berbagai komunitas dari berbagai kalangan. Hal ini sejalan dengan fungsi museum sebagai ruang publik. 

Sejalan dengan hal itu, Plt Kepala Museum Lambung Mangkurat H Abdul Rahim, Selasa (20/10/2020),  menuturkan, pihaknya akan terus menggandeng komunitas maupun kelompok masyarkat untuk bekerja sama. Serta, berupaya untuk terus menumbuhkan semangat gerakan cinta museum di masyarakat. 

Baca juga: Museum Lambung Mangkurat Kalsel Berhasil Tambah Pengikut di Instagramnya Hingga 300 Persen

Baca juga: Gerakan Cinta Museum Lambung Mangkurat, Peserta Antusias Tetap Taat Protokol Kesehatan Covid-19

Baca juga: Keiysa dan Ahdan Senang Jadi Juara 1 di Lomba Lukis dan Mewarna Museum Lambung Mangkurat

Baca juga: Rawat Koleksi Bersejarah, Petugas Museum Lambung Mangkurat Harus Ekstra Hati-hati

jika terus melakukan pembenah, dirinya yakin, Museum Lambung Mangkurat makin dikenal dan menjadi rujukan edukasi wisata. 

Data menujukkan bahwa jumlah follower @muslamofficial naik sebanyak 300 persen lebih, selama gelaran event GCM dilaksanakan.

Sementara itu, Arkan, warga Banjarbaru, mengemukakan, bahwa sudah sering mengikuti kegiatan museum dan ketika Covid-19 ini diarahkan via daring guna mencegah penularan. 

"Harapan kami, semoga museum ke depan bisa memberikan pelayanan yang kian mantap dari yang sudah mantap saat ini," ucapnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved