Berita Dunia

Lampu Aladdin Bikin Dokter Ini Tertipu Rp 4,8 Miliar, Ternyata Modus Penipuan

Sebuah Lampu Aladdin membuat seorang Seorang dokter di Meerut, Uttar Pradesh, India, tertipu 335.000 dollar AS (Rp 4,8 miliar).

Editor: Hari Widodo
(Facebook via Oddity Central)
Lampu Aladdin yang digunakan untuk menipu dokter diamankan polisi India. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, MEERUT – Sebuah Lampu Aladdin membuat seorang Seorang dokter di Meerut, Uttar Pradesh, India, tertipu 335.000 dollar AS (Rp 4,8 miliar).

Sang dokter itu, percaya lampu ajaib yang dibelinya mampu mengeluarkan jin dan mengabulkan segala macam permintaan.

Ternyata, itu hanya modus penipuan pasien yang dirawatnya.

Kedua penipu yang bernama Islamuddin dan Anees tersebut dilaporkan telah berhasil ditangkap sebagaimana dilansir dari Oddity Central, Jumat (30/10/2020).

Baca juga: Pelaku Penipuan Jual Mobil Ini Kerjai 9 Korban di Kalsel dan Kalteng

Baca juga: CURIGA Penipuan! SMS Notifikasi BLT Rp 600 Ribu BPJS Ketenagakerjaan Ini Punya Ciri yang Khas

Kronologis penipuan bermula ketika seorang dokter bernama Laeek Khan tersebut menemui pasien bernama Sameena di rumahnya untuk membalut lukanya pasca-operasi.

Ketika di rumah pasien itulah dia bertemu dengan Islamuddin yang mengaku memiliki kekuatan magis.

Islamuddin lantas membual bahwa dia bisa membuat Khan kaya raya melalui jin yang bisa mengabulkan segala macam permintaan yang keluar dari Lampu Aladdin.

Beberapa waktu kemudian, Islamuddin lalu memperkenalkan Khan dengan Anees.

Islamuddin dan Anees lantas lantas menawari Khan sebuah Lampu Aladdin dengan harga 335.000 dollar AS (Rp 4,8 miliar).

Khan lalu setuju untuk membelinya namun dengan cara dicicil.

Ketiganya membuat perjanjian bahwa Khan hanya boleh menyentuh Lampu Aladdin tersebut jika cicilannya sudah lunas.

Setelah mencicil cukup banyak, Khan ingin menyentuh Lampu Aladdin tersebut namun segera ditolak oleh Islamuddin.

Islamuddin mengatakan bahwa menyentuh Lampu Aladdin sebelum cicilannya lunas hanya akan menimbulkan hal yang buruk.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved