Berita Internasional

Mumi-mumi di Mesir Terus Bermunculan, Jumlahnya 100 Lebih, Kebangkitan Dewa Langit Mesir?

Seperti September 2020 lalu, dunia dikejutkan dengan penemuan 13 peti mati berisi mumi di dalamnya.

Tayang:
Editor: Didik Triomarsidi
live science
Salah satu peti mati berisi mumi yang ditemukan situs pemakaman Saqqara 

Selanjutnya penggalian akan terus berlanjut di situs itu. Para arkeolog berharap untuk menemukan lebih banyak peti mati berisi mumi dan artefak lainnya.

Seperti diberitakan Kompas.com sebelumnya, sejak 3000 tahun yang lalu, Saqqara telah menjadi tempat penguburan orang-orang Mesir kuno.

Pemakaman yang dijuluki gurun kuburan ini menyimpan situs arkeologis. Dari bangsawan, pejabat tinggi, hingga kalangan menengah ke bawah dikuburkan di situs ini.

Foto tertanggal 3 Oktober 2020 menunjukkan Menteri Pariwisata dan Barang Antik Mesir Khaled Al Anani (kiri) serta Sekretaris jenderal Mustafa Waziri Dewan Tertinggi Purbakala Mustafa Waziri (kanan), membuka isi peti mati kuno yang ditemukan di Saqqara. Mesir hari itu menemukan lebih dari 59 peti mati kuno yang terkubur selama lebih dari 2.500 tahun.
Foto tertanggal 3 Oktober 2020 menunjukkan Menteri Pariwisata dan Barang Antik Mesir Khaled Al Anani (kiri) serta Sekretaris jenderal Mustafa Waziri Dewan Tertinggi Purbakala Mustafa Waziri (kanan), membuka isi peti mati kuno yang ditemukan di Saqqara. Mesir hari itu menemukan lebih dari 59 peti mati kuno yang terkubur selama lebih dari 2.500 tahun. (AFP/KHALED DESOUKI)

5 Dewa Mesir yang Paling Diagungkan

Mesir merupakan salah satu negara dengan peradaban kuno yang sangat kaya. Tak terkecuali dalam hal sistem keyakinan masyarakatnya, pada masa itu.

Penduduk Mesir memiliki dewa-dewa terbesar dan paling kompleks dari peradaban mana pun di dunia kuno. Selama perjalanan sejarah Mesir, ratusan dewa dan dewi disembah. Seperti dilansir dari laman Britannica.com, karakteristik masing-masing dewa bisa sulit dijabarkan.

Sebagian besar memiliki asosiasi yang sangat fundamental seperti matahari atau dunia. Tetapi ini dapat berubah dari waktu ke waktu seiring dewa-dewa bangkit dan jatuh dalam arti penting dan berevolusi dengan cara yang sesuai dengan perkembangan dalam masyarakat Mesir. Berikut beberapa nama dewa yang pernah disembah masyarakat Mesir:

1) Osiris. salah satu dewa terpenting Mesir, dewa dunia bawah. Dia juga melambangkan kematian, kebangkitan, dan siklus banjir Nil yang diandalkan Mesir untuk kesuburan pertanian.

Menurut mitos itu, Osiris adalah raja Mesir yang dibunuh dan dipotong-potong oleh saudaranya Seth. Istrinya, Isis, merakit kembali tubuhnya dan membangkitkannya, memungkinkan mereka untuk mengandung seorang putra, dewa Horus.

Dia diwakili sebagai raja mumi, mengenakan pembungkus yang hanya menyisakan kulit hijau dari tangan dan wajahnya yang terbuka.

Tidak seperti banyak dewa, dia tidak dapat terikat pada kota tertentu, dan tidak ada yang menyebutkan tentang dirinya dalam literatur Mesir yang paling awal.

Namun, seiring berjalannya waktu, ia menjadi semakin penting, akhirnya menjadi dewi paling penting di panteon. Sebagai istri yang berbakti yang membangkitkan Osiris setelah pembunuhannya dan membesarkan putra mereka, Horus, Isis mewujudkan kebajikan tradisional Mesir dari seorang istri dan ibu.

2) Isis. Sebagai istri dewa alam baka, Isis juga merupakan salah satu dewa utama yang peduli dengan upacara kematian.

Bersama dengan saudara perempuannya, Nephthys, Isis bertindak sebagai pelayat ilahi, dan perawatan keibuannya sering kali digambarkan meluas ke kematian di dunia bawah.

Isis adalah salah satu dari dewa-dewa Mesir kuno yang masih disembah pada masa itu. Pada periode Yunani-Romawi dia diidentikkan dengan dewi Yunani Aphrodite dan kultusnya menyebar ke barat sampai ke Britania Raya dan ke timur sampai ke Afghanistan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved