Berita Viral
Fakta Mayjen TNI Dudung Abdurachman, Dulu Loper Koran Kini Pangdam Jaya yang Usul FPI Dibubarkan
Panglima Komando Daerah Militer Jayakarta ( Pangdam Jaya ) Mayjen TNI Dudung Abdurachman usul FPI Dibubarkan.
BANJARMASINPOST.CO.ID - Inilah Panglima Komando Daerah Militer Jayakarta ( Pangdam Jaya ) Mayjen TNI Dudung Abdurachman, sosok yang kini tengah mencuri perhatian publik, ia menyatakan usul agar Front Pembela Islam ( FPI ) Dibubarkan.
Bahkan namanya viral Trending Twitter.
Ya, Dudung Abdurachman jadi perbincangan setelah melontarkan sejumlah pernyataan kontroversial terkait Front Pembela Islam ( FPI ).
Nah, pernyataannya yang keras soal FPI dan Habib Rizieq membuat nama Dudung Abdurachman jadi bahan perbincangan.
Baca juga: Diadang 50 Anggota FPI, Pencopotan Baliho Rizieq Shihab oleh TNI-Polri Berlangsung Tegang
Baca juga: Usulkan FPI Dibubarkan Saja, Pangdam Jaya Sebut Pasang Baliho Ada Aturannya dan Bayar Pajak
Sosoknya pun banyak menuai rasa penasaran publik.
Dengan tegas, Dudung Abdurachman melontarkan sejumlah pernyataan kontroversial yang cukup berani.
Dudung Abdurachman muncul ketika beredar video viral prajurit TNI mencopot spanduk dan baliho.
Spanduk dan baliho yang dicopot oleh prajurit TNI tersebut bergambar wajah Habib Rizieq Shihab.
Ketika awak media mencoba mengonfirmasi Mayjen TNI Dudung Abdurachman dengan tegas menjawabnya.
Ia mengaku kalau pencopotan baliho dan spanduk bergambar Habib Rizieq merupakan perintahnya.
"Ada berbaju loreng menurunkan baliho Habib Rizieq, itu perintah saya," kata Dudung Abdurachman.
"Ini negara negara hukum, harus taat kepada hukum. Kalau pasang baliho itu sudah jelas ada aturannya, ada bayar pajaknya, tempatnya sudah ditentukan."
"Jangan seenaknya sendiri, seakan-akan dia paling benar, enggak ada itu," kata Dudung Abdurachman di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (20/11/2020) tadi.
Tak hanya itu, sejumlah pernyataan kontroversial juga terlontar dari bibirnya.
Berikut Sederet fakta Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/dudung-pangdam-1.jpg)