Selebrita
Telaah Wajah Gisel yang Tertimpa Kasus Video Syur, Face Reader Temukan Fakta
Kasus Video Syur mirip Gisella Anastasia masih jadi bahasan. Kini Face Reader telaah wajah mantan Gading Marten itu di tengah ramai kasus video mesum.
Penulis: Noor Masrida | Editor: Murhan
"Kalau misal di orang lain perlu sepuluh kali (mengucapkan kata cinta), di dia cukup 3 kali lah, meskipun awalnya bilang no," kata Coach Yudi lagi.
Menariknya, Gisel juga bukanlah seseorang yang penurut lantaran dirinya sering berkata tidak.
Pada bagian mata, artis asal Surabaya ini dinilai memiliki daya tariknya tersendiri.
"Matanya juga seperti biasa, kalau seorang artis itu, ekpresif, bersinar, magnetik banget," imbuh Coach Yudi.
Baca juga: Ciumi Ketek Sule, Perbuatan Nathalie Holscher ke Ayah Rizky di Malam Jumat Terekam
Baca juga: Jawaban Dimas Adik Raffi Ahmad Soal Kecantikan Nagita dan Aurel, Putri Anang Syok
Fakta Baru Kasus Video Syur Mirip Gisel
Kasus video syur diduga mirip penyanyi Gisella Anastasia atau Gisel masih terus diusut polisi. Sejauh ini, pihak kepolisian telah menetapkan dua tersangka berinisial PP dan MN.
Kedua tersangka ini dianggap secara masif menyebarkan konten video tersebut melalui media sosial. Hingga selang satu minggu kasus ini berjalan, polisi belum menemui titik terang berkait video itu.
Berikut sederet fakta perkembangan kasus video syur mirip Gisel yang dirangkum Kompas.tv:
1. Indikasi kesamaan wajah
Polisi masih terus fokus mengusut video syur yang diduga mirip Gisel. Walau agak kesulitan, Yusri mengatakan, adanya indikasi kemiripan wajah antara Gisel dengan perempuan yang ada dalam video tersebut.
"Forensik wajah daripada yang ada di video tersebut yang memang diindikasi mirip GA dan seorang laki-laki yang beredar sekarang ini, makanya kita sedang menunggu mudah-mudahan secepatnya," kata Yusri.
Ada kemungkinan bahwa Gisel akan dipanggil lagi apabila indikasi mengarah ke mantan istri Gading Marten ini.
2. Kesulitan forensik wajah
Kombes Pol Yusri menerangkan bahwa ahli forensik tengah mengalami kendala. Lantaran video yang tersebar merupakan rekaman ulang dari ponsel berbeda.
"Dari forensik juga sudah kami lakukan pemanggilan untuk membantu kami. Saksi ahli sebagai pemegang alat bukti ini masih terus meneliti video yang ada," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (23/11/2020).