Berita Ekonomi
Roti Jhon Sepi Pembeli, Aji Banting Stir Jualan Kebab
Setiap ada kesempatan dan ada uang lebih, Madan selalu minta belikan kebab maupun burger sama orangtuanya.
Penulis: Syaiful Anwar | Editor: Edi Nugroho
Editor: Edi Nugroho
BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARMASIN- Setiap ada kesempatan dan ada uang lebih, Madan selalu minta belikan kebab maupun burger sama orangtuanya.
"Saya memang menyukai makanan kebab maupun burger. Biasanya kalau sudah menikmati makanan asal Turki ini, tak lagi makan nasi, perut sudah kenyang," kata lelaki berusia 17 tahun ini, Jumat (4/12/2020).
Sebagai anak muda, lanjut dia, memang menyukai yang namanya makanan asal Itali, Turki, Jepang dan lain-lain. Memang rasanya enak dan banyak dijual di Banjarmasin.
"Malah kalau kebab dan burger ada di jual di pinggir jalan dengan gerobak dan harganya sangat terjangkau," paparnya.
Aji Prastyo, salah seorang owner Kebabblasan & Ayam Love You Banjarmasin mengungkapkan sejak diberlakukannya new normal, mulai ada peningkatan omset penjualan kebab dan ayam, walau pun beda dari sebelum pandemi Covid -19.
"Omset penjualan tak menentu tiap bulannya, tapi meningkat dibanding sebelumnya," ungkapnya.
Diakui Aji, sekarang ini cukup banyak bermunculan jualan kebab di pinggir jalan, sedikit banyaknya pengaruhnya. Karena market share nya kan pasti terbagi.
Baca juga: Sakit Hati Nathalie Holscher Imbas Perlakuan Anak Sule dan Lina, Ini Sebabnya
"Kami pun membuat varian menu dan saos kebab lebih banyak dan lebih aktif di medos yang mana target market kami banyak nongkrong nya di media sosial (Instagram, tiktok). Kasih konten2 yg menarik, giveaway, promo, paket bundling," katanya.
Selain itu, lanjut Aji, dari segi kemasan mereka membikin berbeda dari kebab lainnya.
Dia juga mengungkapkan di Banjarmasin untuk jualan kebab sebenarnya ada enam gerobak. Tapi, karena pandemi akhirnya satu tutup dan tersisa lima gerobak saja lagi.
"Kalau untuk ayam, baru ada dua cabang, tapi cabang nya sistem Grab & Go. Jarang yang makan di tempat, dan kebanyakan orderan via ojek online," ungkapnya.
Untuk harganya kebab dan ayam, lanjut dia, ada dikisaran Rp 15.000 sampai Rp 35.000.
Aji pun bercerita, sebelumnya pernah usaha Roti John selama enam bulan. Berhubung kurang laku, akhirnya tutup. (banjarmasin post.co.id/syaiful anwar)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/kebabblasan-ayam-love-you.jpg)