KalselPedia

KalselPedia - Profil SMPN 16 Banjarmasin Kalsel

Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 16 Banjarmasin terletak di Jalan Simpang Limau Nomor 47/9 Sungai Lulut Kilometer 6 Banjarmasin.

Penulis: Syaiful Anwar | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/syaiful anwar
Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 16 Banjarmasin terletak di Jalan Simpang Limau Nomor 47/9 Sungai Lulut Kilometer 6 Banjarmasin. 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, KalselPedia - Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 16 Banjarmasin terletak di Jalan Simpang Limau Nomor 47/9 Sungai Lulut Kilometer 6 Banjarmasin.

Sekolah ini berdasarkan SK pendiriannya tanggal 30 Maret 1985 dengan Kepala SMPN 16 Banjarmasin pertama bernama Ansor.

Saat ini yang menjabat Kepseknya, Toni Maxitop sejak 2019 lalu.

Jumlah muridnya sebanyak 312 siswa, sedangkan tenaga pengajar ada 12 guru PNS dan 6 guru tidak tetap.

Jumlah kelas sebanyak 11 buah terdiri 4 kelas VII, 3 kelas VIII dan 4 kelas IX.

Baca juga: KalselPedia - Tidak Cuma Manggung, KMAB Kabupaten Batola Juga Aktif Kegiatan Sosial

Baca juga: KalselPedia: Profil Cagub Kalsel dari Paslon Nomor Urut 1

Sekolah ini dilengkapi ruang lab komputer, bahasa, ruang guru, ruang kepsek, perpustakaan, wc dan lain-lain.

"Saya dilantik menjadi Kepsek tanggal 30 Juli 2019," kata Toni Maxitop MPd, Kepala SMPN 16 Banjarmasin.

Sebelumnya, Toni merupakan guru SMP Negeri 7 Banjarmasin.

Ia punya konsep selama menjabat di SMPN 16 pengembangan P3K yaitu penampilan sekolah, pelayanan sekolah dan akhirnya prestasi.

"Semua itu dilakukan dengan K atau keteladan, mulai keteladan kepsek ke guru-guru, guru-guru senior ke guru muda dan guru-guru jadi teladan bagi murid dalan menanamkan sikap dan karakter," ucapnya.

Selama setahun, berbagai upaya dilakukan Toni bersama guru dan komite sekolah seperti membikin taman yang cukup indah dengan aneka tanaman, supaya kelihatan hijau.

Di tengahnya terdapat kolam ikan, supaya guru dan siswa nantinya betah di sekolah.

Ruang kelas yang sebelumnya suram, dicat dengan warna cerah dan pintu kelas rusak diganti.

"Kami akan terus berbenah, supaya orangtua dan siswa merasa bangga bersekolah disini," ungkapnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved