Korupsi Bansos Covid

KPK Tahan Mensos Juliari Batubara Sampai 25 Desember 2020, Tetap Jalani Isolasi Mandiri Covid-19

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara selama 20 hari ke depan. Juliari tetap jalani isolasi mandiri

KOMPAS.com/RAKHMAT NUR HAKIM
Mensos Juliari Batubara. KPK Tahan Mensos Juliari Batubara Sampai 25 Desember 2020, Tetap Jalani Isolasi Mandiri Covid-19 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) menahan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara (JPB) selama 20 hari.

Juliari Batubara ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan suap bantuan sosial (bansos) penanganan pandemi Covid-19 untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Tersangka lainnya AW, yang merupakan pejabat pembuat komitmen (PPK) dalam proyek pengadaan bansos pandemi Covid-19 juga ditahan.

Baca juga: Juliari Batubara Jadi Tersangka Korupsi, Menko PMK Muhadjir Effendy Gantikan Posisi Mensos

Baca juga: Janji Jokowi Soal Penangkapan Mensos Juliari, Presiden: Saya Tidak Akan Melindungi

Ketua KPK Firli Bahuri dalam konferensi pers di KPK, Minggu (6/12/2020), mengatakan penahanan untuk mempermudah proses penyidikan kasus.

Namun pihaknya akan tetap melaksanakan prosedur penanganan Covid-19 pada Juliari dan satu tersangka lainnya itu.

"Untuk kepentingan penyidikan, maka KPK telah melakukan penahanan kepada dua orang tersangka tersebut selama 20 hari terhitung mulai 6 sampai 25 Desember 2020," ujar Firli dalam konferensi pers di KPK, Minggu (6/12/2020).

Firli mengatakan, Juliari akan ditahan di rumah tahanan negara KPK cabang Pomdam Jaya Guntur. Sedangkan, AW ditahan di rumah tahanan negara Polres Jakarta Pusat.

Juliari dan AW juga akan menjalani isolasi mandiri selama 14 hari di rumah tahanan negara cabang KPK di Gedung Pusat Pendidikan Anti Korupsi KPK Kavling C-1.

"Saat ini karena kita masih dalam kondisi Covid-19, maka terhadap dua tersangka tersebut sebelum ditahan akan dicek kesehatan, khususnya memastikan bebas Covid-19," kata Firli.

Penetapan Juliari sebagai tersangka merupakan tindak lanjut dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK yang dilakukan pada Sabtu (5/12/2020) dini hari.

Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan enam orang. Keenam orang itu adalah MJS, direktur PT TPAU berinisial WG, AIM, HS, seorang sekretaris di Kemensos berinisial SN, dan seorang pihak swasta berinisial SJY.

Sementara itu, dua orang lainnya ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap, yaitu AIM dan HS.

Firli mengatakan, Juliari menyerahkan diri ke penyidik KPK pada Minggu (6/12/2020) dini hari sekitar pukul 02.50 WIB. Sedangkan AW menyerahkan diri kepada penyidik KPK pada pukul 09.00 WIB.

Juliari diduga menerima uang suap dalam proyek pengadaan Bantuan Sosial (Bansos) Covid-19 sebesar Rp 17 miliar. Uang tersebut diberikan oleh perusahaan rekanan yang menggarap proyek pengadaan dan penyaluran Bansos Covid-19.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved