Berita Tanahlaut

Maknai Hari Jadi Tala, Perguruan Tinggi ini Sumbang Rumusan Master Plan Pembangunan Pendidikan

Memaknai Hari Jadi ke-55 Kabupaten Tanahlaut (Tala), sejumlah pihak di daerah ini melaksanakan beberapa kegiatan.

Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/roy
Mantan Bupati Tala H Adriansyah (kanan) yang juga pendiri serta Dewan Pemyantun Politala turut hadir pada FGD merumuskan pra desain master plan pendidikan Tala di kampus setempat, Kamis (10_12). 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Memaknai Hari Jadi ke-55 Kabupaten Tanahlaut (Tala), sejumlah pihak di daerah ini melaksanakan beberapa kegiatan.

Termasuk Politeknik Negeri Tanahlaut (Politala).

Satu-satunya perguruan tinggi di Tala tersebut tak mau hanya sibuk di lingkup internal kampus.

Lebih dari itu juga ingin berkonstribusi terhadap pembangunan di Tala khususnya pada bidang pengembangan pendidikan.

"Kami menyumbang gagasan pemikiran berupa rumusan pra desain master plan pendidikan di Tala dalam upaya meningkatkan sumber daya hingga tahun 2045," ucap Hj Mufrida Zein, direktur Politala, Jumat (11/12/2020).

Baca juga: BSU Guru Honorer Kemenag Cair Mulai Hari Ini, Cek Simpatika dan SIAGA Kemenag Sekarang

Baca juga: Perubahan Sikap Atta Halilintar Diungkap Aurel pada Thariq, Putri Krisdayanti: Beda Banget

Baca juga: Cara Dapat Token Listrik Gratis, Ketik Listrik Gratis ke WA 08122123123 atau Klik www.pln.co.id

Ia menuturkan rumusan tersebut dihasilkan melalui forum discussion group (FGD) yang digelar Kamis kemarin di Gedung Teknik Informatika di lingkungan kampus setempat.

Banyak tokoh yang terlibat pada FGD tersebut.

Di antaranya mantan Bupati Tala dua periode sekaligus pendiri dan Dewan Penyantun Politala H Adriansyah, Ketua Dewan Pendidikan Tala H Sarnadi Abdullah, mantan Kepala Dinas Pendikan Tala H Sudaryana dan H Noor Ifansyah.

Lalu, Guru Besar Bidang Teknik Sistem dan Industri Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Taufik Djatna, Kepala Departemen Teknik Kimia Industri Fakultas Vokasi, Institut Teknologi Sepuluh November (Surabaya) Niniek Fajar Puspita yang juga tim penyusun sistem inovasi daerah Jawa Timur.

Keduanya sekaligus menjadi narasumber pada FGD tersebut.

Narasumber lainnya yakni H Sihabuddin Chalid, ketua Dewan Penyantun Politala yang juga mantan kepala Disdik Tala dan mantan direktur Politala.

Mufrida mengatakan semua tokoh dan narasumber tersebut masing-masing memiliki kompetensi tinggi di bidangnya.

Karenanya, rumusan para desain master plan pendidikan di Tala diyakini mampu memacu peningkatan kualitas pendidikan di Bumi Tuntung Pandang.

"Sumber daya yang sangat penting adalah SDM. Karenanya harus terus ditingkatkan agar sumber daya alam, sarana prasarana, dan fasilitas publik yang telah dibangun dapat terpelihara secara baik dan dapat menghemat untuk generasi seratus tahun ke depan," sebutnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved