Berita Tanahlaut
IB dan Layanan Terpadu Digencarkan, hingga November Sapi di Tala Tambah Belasan Ribu Ekor
hingga akhir November 2020 jumlah kelahiran sapi telah mencapai belasan ribu ekor.
Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Eka Dinayanti
Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Penggencaran pelayanan terpadu kesehatan hewan, termasuk inseminasi buatan (IB), yang dilakukan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) Kabupaten Tanahlaut (Tala), membuahkan hasil.
Angka kebuntingan ternak sapi cukup signifikan.
Bahkan hingga akhir November 2020 jumlah kelahiran sapi telah mencapai belasan ribu ekor.
"Jumlahnya sebanyak 13.891 ekor atau 90,61 dari target kelahiran sebanyak 15.330 ekor," sebut Kepala Bidang Perbibitan, Produksi dan Pakan Disnak Keswan Tala Ferry Kusmana, Minggu (13/12/2020).
Baca juga: Alhamdulillah BSU Guru Honorer Kemenag Cair Paling Lambat 14 Desember 2020, Cek SIAGA dan Simpatika
Baca juga: Akhirnya Habib Rizieq Shihab Ditahan Setelah Jalani Pemeriksaan di Polda Metro Jaya
Baca juga: Daftar Harga Vaksin Corona di Indonesia Mulai dari Rp 200 Ribu Per Dosis, Tak Semua Gratis
Target tersebut, jelasnya, merupakan target padw Program Sapi Kerbau Komoditas Andalan Negeri (Sikomandan).
Ini adalah program yang digulirkan Kementerian Pertanian yang bertujuan mendukung ketersediaan stok sapi nasional.
Ferry mengatakan melalui pelaksanaan Program Sikomandan tersebut, Disnak Keswan Tala terus berupaya memenuhi target.
Dipaparkannya, realisasi per tanggal 30 November 2020, pelaksanaan Inseminasi Buatan (IB) telah terlaksana 91,13 persen atau 18.907 ekor akseptor IB dari target Inseminasi 20.748 ekor.
Angka kebuntingan ditargetkan 15.402 ekor dan saat ini telah melebihi target hingga 120,10 persen atau telah terealisasi sejumlah 18.498 ekor.
Program Sikomandan di Provinsi Kalimantan Selatan, sebut Ferry, menargetkan akseptor IB 31.800 ekor, realisasi kebuntingan 18.920 ekor dan target lahir sejumlah 20.428 ekor.
Ferry mengatakan berdasar data tersebut Tanahlaut masih menjadi andalan utama pada sektor peternakan di Kalsel.
Khususnya untuk memenuhi target program Sikomandan tahun 2020.
"Capaian tersebut hasil kerja bersama dengan seluruh peternak di Kabupaten Tanahlaut yang terlibat dalam pemenuhan target," tandasnya.
Selain itu juga tingginya semangat pelayanan dari para petugas teknis.
Mulai dari petugas IB, petugas pemeriksa kebuntingan, dan petugas kesehatan hewan yang berada di lapangan.
"Harapan kami angka tersebut bisa terus bertambah mendekati target 100 persen pada Desember 2020 nanti," pungkas Ferry.
(banjarmasinpost.co.id/roy)