Pasar Mobil Bekas 2021
Pasar Mobil Bekas 2021 Dipresiksi Meningkat, Begini Hasil Studi OLX Autos
Meski kondisi perekonomian masih belum pulih sepenuhnya, karena terdampak Pandemi Covid-19, namun pasar mobil bekas diprediksi meningkat di 2021.
BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA – Meski kondisi perekonomian masih belum pulih sepenuhnya, karena terdampak Pandemi Covid-19, namun pasar mobil bekas diprediksi meningkat di 2021.
Lewat studi ‘Used Cars Industry Behavior Shift’, OLX Autos menyimpulkan beberapa hal terkait kondisi pasar mobil bekas pada 2021.
Pandemi Covid-19 telah berdampak pada kondisi sosial dan ekonomi masyarakat Indonesia. Namun karena kondisi itu juga, masyarakat akan cenderung memilih mobil pribadi ketimbang transportasi umum untuk mendukung aktivitas.
Sementara dari sisi penjual, transaksi jual beli mobil bekas tampaknya akan bergeser ke platform digital.
Baca juga: Harga Emas Antam Hari Ini 19 Desember 2020, Turun Rp 2.000 Jadi Rp 970.000 Per Gram
Baca juga: Harga Emas Spot Berada di Level US$ 1.882 Per Ons Troi Jumat Siang, Emas Antam Naik
Selain itu, konsumen mobil bekas akan cenderung memilih transaksi lebih aman dengan one-stop shop end-to-end services.
Pasar mobil bekas juga diprediksi akan berkembang dan menciptakan tren bentuk bisnis baru seperti car subscription.
Termasuk juga semakin meluasnya pilihan masyarakat terhadap mobil hybrid atau listrik yang mendapat dukungan pemerintah dalam rangka mengurangi emisi karbon.
Johnny Widodo, CEO OLX Autos Indonesia, mengatakan, kondisi ini membuat pelaku industri menyesuaikan kebutuhan konsumen dengan memberikan transaksi yang lebih aman.
“Kami yakin perubahan perilaku konsumen yang lebih memilih membeli mobil pribadi karena faktor keamanan dan anggaran berpotensi mempengaruhi pertumbuhan pasar mobil bekas yang lebih besar,” ucap Johnny, dalam keterangan resmi (18/12/2020).
OLX Autos mencatat, pada masa awal pandemi hanya 33 persen orang yang menggunakan kendaraan pribadi untuk kegiatan sehari-hari. Tapi saat ini sudah ada 42 persen yang memilih menggunakan mobil sendiri.
Adapun persentase responden yang ingin membeli mobil saat awal pandemi hanya sebesar 22 persen. Sementara saat ini, sebanyak 52 persen responden menyatakan keinginannya untuk beli mobil.
Kondisi ini turut membuat diler-diler mobil memberikan layanan baru berupa free test drive di rumah dan juga pertemuan secara pribadi.
Ke depannya, lebih dari responden percaya pergerakan ekonomi Indonesia akan kembali normal pada paruh kedua 2021.
Para diler juga meyakini kondisi pasar mobil bekas akan membaik seiring dengan optimisme terhadap perkembangan dunia kesehatan dalam menanggulangi pandemi.
Baca juga: Kia Sportage JBL Black Edition Dipatok Mulai Rp 493 Juta, Lihat Penampakannya
Baca juga: Toyota Siapkan Mobil Listrik SUV, Ini Bocoran mobil listrik Teranyar
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tren Pasar Mobil Bekas 2021, Peminat Cenderung Meningkat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/deretan-mobil-bekas-yang-dijual-di-diler-ciliwung-motor-kelapa-dua-depok.jpg)