Berita Tanahlaut
Entrepreneur Ormas Islam Tala Terpacu Kembangkan Usaha Pascaikuti Webinar Digital Marketing
Bagi pemilik kebun sawit dan peternakan kambing ini, webinar yang dihelat LDII Kalimantan Selatan tersebut sangat bermanfaat karena banyak tips sukses
Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Eka Dinayanti
Pakan kambing tidak perlu beli, sehingga tidak mengeluarkan biaya pakan.
Lain halnya dengan ayam, itik, dan burung puyuh, yang biaya pakannya tetap mahal meskipun harga ayam atau telur puyuh turun naik.
“Selain saya, ada belasan wirausahawan di internal organisasi kami yang juga mengikuti webinar itu. Ada yang memiliki usaha jamur tiram, counter HP, toko daring, peternakan sapi, jualan barang pecah belah, kuliner, dan lainnya Alhamdulillah semuanya antusias dan makin semangat,” lanjut Anton.
Banyak manfaat yang diperoleh selama mengikuti Webinar Kewirausahaan dan Digital Marketing.
Pasalnya, panitia menghadirkan dua orang narasumber berpengalaman di bidang wirausaha dan digital merketing yaitu Arie Wibisono dan Wira Pradana.
Keduanya memilliki beberapa perusahaan baik di bidang keuangan, property, perkebunan, digital, dan lain-lain.
Arie mengupas dasar-dasar kewirausahaan dengan penegasan bahwa pondasi utama menjadi wirausaha adalah harus memiliki keinginan kuat untuk menjadi wirausaha.
Percaya diri, berani mengambil risiko, bisa menghitung risiko, dan segera take action memulai suatu usaha.
"Karena usaha yang benar itu segera dilakukan sambil terus belajar. Bukan hanya direncanakan tapi tanpa eksekusi. Ini antara lain poin penting beliau yang menjadi spirit kuat," tutur Anton.
Sementara itu entrepreneur muda di bidang digital merketing, Wira Pradana, mengupas tuntas ihwal digital marketing.
Alumnus ITB ini memulai menjadi entrepreneur sejak kuliah semester lima.
Peraih rekor MURI pembuatan web terbanyak dan tercepat serta peraih The Winner Indonesian Award 2012 itu membagikan tips digital marketing bagi peserta pelatihan.
Wira mengatakan belakangan ini hampir semua bidang usaha mau tidak mau harus menggunakan digital merketing agar survive.
Wira juga merupakan pendiri marketplace yang bisa dimanfaatkan oleh siapa saja untuk memasarkan berbagai produknya.
Dengan digital merketing, siapa saja bisa berjualan meskipun tidak punya toko.
Bisa menjual kapan saja dan dari mana saja secara daring.
Webinar tersebut diikuti 181 wirausahawan maupun calon wirausahawan yang tersebar di sepuluh kabupaten kota se-Kalimantan Selatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/webinar-anton-bersama-belasan-entrepeneur-tala-antusias-mengikuti-webinar-digital.jpg)