Breaking News:

PIlkada Kalsel 2020

KPU Siap Hadapi Gugatan Paslon AnandaMu di MK Atas Hasil Pilwali Banjarmasin 2020

KPU Banjarmasin telah mengetahui materi gugatan paslon AnandMu di MK atas hasil Pilwali Banjarmasin 2020 dan mempersiapkan dokumen yang diperlukan.

BANJARMASINPOST.CO.ID/FRANS RUMBON
Suasana penghitungan dan penetapan surat suara pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin 2020, beberapa waktu lalu. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Permohonan perselisihan hasil Pilwali Banjarmasin 2020 ke Mahkamah Konstitusi (MK) dilayangkan pasangan calon (paslon) Hj Ananda-H Mushaffa Zakir (AnandaMu).

Terkait dengan adanya gugatan sengketa dari paslon nomor urut 4 tersebut, KPU Banjarmasin mulai mempersiapkan diri.

Komisioner KPU Banjarmasin, Heri Wijaya, Rabu (23/12/2020), menerangkan, pihaknya pun sudah membaca materi gugatan yang diajukkan.

Dari situ pula, Heri Wijaya mengaku pihaknya pun sudah mulai bisa memetakan materi sengketa yang dihadapi.

Tak heran karenanya pula, Heri Wijaya menerangkan bahwa persiapan pun sudah mulai dilakukan. Bahkan sudah siap.

Baca juga: Kemenkes Tetapkan Tarif Tertinggi Rapid Test Antigen Rp 275 Ribu, Kadinkes Banjarmasin: Kami Pantau

Baca juga: UPDATE Covid-19 Kalsel: Positif Bertambah 90 Orang, Terbanyak dari Banjarmasin

"Kami sudah baca gugatannya. Kami sudah siapkan apa saja yang akan ditanyakan di situ, locus - nya dimana dan sebagainya, itu sudah kami petakan. Artinya, KPU Banjarmasin sudah siap untuk sengketa hasil di MK," jelasnya.

Kemudian, Heri Wijaya pun mengapresiasi langkah tim paslon AnandaMu yang memilih langkah untuk mengajukkan sengketa ke MK tersebut. "Seseorang kalau mengajukkan keberatan, ranahnya memang ke MK. Dan itu jalur konstitusi," jelasnya.

Sebelumnya, KPU Banjarmasin telah melakukan rapat pleno rekapitulasi penghitungan dan penetapan suara untuk Pilkada Banjarmasin 2020.

Saksi dari tim paslon AnandaMu saat itu menolak menandatangani berita acara hasil rapat pleno karena menilai ada beberapa kejanggalan data di beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Baca juga: Terbaru, 10 Fasilitas Layanan Kesehatan Rapid Test Antigen di Banjarmasin, Ini Daftarnya

Baca juga: Jelang Akhir 2020 Disdukcapil Banjarmasin Belum Buka Pelayanan Tatap Muka, Banyak Permohonan E-KTP

Misalnya saja yang disebutkan terjadi di TPS 11 Kelurahan Belitung Utara Kecamatan Banjarmasin Barat, Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang hadir 160 orang, plus dua orang tambahan DPT. Tapi, data surat suara sah dan tidak sah totalnya ada 170 pemilih. 

Selanjutnya di TPS 12 Kelurahan Teluk Tiram Kecamatan Banjarmasin Barat, jumlah pemilih yang hadir 191 orang. Namun, data suara sah dan tidak sah mencapai 237 pemilih dan ada selisih suara 46 orang. 

Berdasarkan hasil rapat pleno rekapitulasi yang dilakukan KPU Banjarmasin, paslon petahana  H Ibnu Sina-H Arifin Noor (nomor urut 2) meraih suara 90.980 suara.

Kemudian disusul paslon Hj Ananda-Mushaffa Zakir (nomor urut 4) sebanyak 74.154, selanjutnya paslon Haris Makkie-Ilham Nor (nomor urut 1) sebanyak 36.238 dan paslon Khairul Saleh-Habib Ali (nomor urut 3) sebanyak 31.334.

(Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)

Penulis: Frans Rumbon
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved