Berita Banjarmasin

Pakai Lanting, Pria ini Sebut Akan Pergi ke Jogja Demi Cari Kerja

Satuan Polair Polresta Banjarmasin menanggapi laporan tentang adanya lanting yang hanyut bersama seorang pria di Sungai Martapura

Penulis: Noor Masrida | Editor: Eka Dinayanti
satpolair banjarmasin
IR (58) pria yang hanyut di atas lanting ketika diamankan petugas dari Satuan Polair Polresta Banjarmasin Jumat (8/1/2021) pagi. 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Satuan Polair Polresta Banjarmasin menanggapi laporan tentang adanya lanting yang hanyut bersama seorang pria di Sungai Martapura, Jum'at (08/01/2021) pagi.

Tak lama, personel melakukan pengecekan ke lokasi dan mendapati seorang pria berinisial IR (58) yang sebelumnya dilaporkan seorang warga Mantuil, hanyut dengan sebuah lanting bambu.

Kejadian ini juga dibenarkan, Aipda Ronny selaku Ka Jaga Pos saat itu.

"Kejadiannya habis kami melaksanakan apel pagi, kami berjaga, tak lama dapat laporan dari warga yang mendatangi Mako menggunakan sampan," bebernya.

Baca juga: Kiano Anak Baim Wong Jadi Mirip Park Seo Jun di Drama Korea Itaewon Class, Ulah Paula Verhoeven

Baca juga: Daftar Upah Minimum 2021 di 34 Provinsi, UMP Yogyakarta Terendah Rp 1.765.608, Bagaimana di Kotamu?

Baca juga: Nasib Hotel Tempat Gisel Buat Video Syur di Medan Disorot, Sikap Wijin ke Mantan Istri Gading Marten

Dikatakan warga tersebut, ada lanting bambu hanyut beserta seseorang yang ada di atasnya.

Laporan tersebut lantas ditanggapi pihak Polair Polresta Banjarmasin dengan mengecek ke lapangan.

Benar saja, pihak polair Polresta Banjarmasin menemukan seorang pria dengan di atas sebuah lanting.

"Ketika ditanya katanya akan pergi ke Jawa (Jogjakarta) dan tujuannya untuk mencari pekerjaan," ungkap Ronny.

Ia kemudian diamankan ke Markas Satuan Polair Polresta Banjarmasin.

Dari pemeriksaan, diduga orang tersebut mengalami gangguan jiwa.

Selain memeriksa pria itu, pihak kepolisian air kota juga mengamankan lanting atau rakit yang dinaikinya kemudian diserahkan kepada pemilik yang datang ke markas karena merasa kehilangan.

Selanjutnya, personel kemudian langsung menghubungi rekanan emergency di Kota Banjarmasin melalui Grup WhatsApp untuk mengetahui alamat dan keluarga IR.

“Alhamdulillah, berselang satu jam di mako akhirnya pihak keluarga datang menjemput, ” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Aipda Ronny juga berpesan kepada pihak keluarga agar kejadian tersebut jangan terulang kembali.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved