Breaking News:

Berita Banjarmasin

VIDEO Menyusuri Rezeki di 'Arus' Pandemi

Biasanya, setiap hari sejumlah kelotok bergiliran membawa penumpang untuk susur Sungai Martapura.

Penulis: Salmah | Editor: Hari Widodo

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID- Semasa pandemi corona, suasana siring Tendean dan Menara Pandang, Jl Piere Tendean, Banjarmasin, terlihat sepi.

Tak pelak, pendapatan para motoris kelotok (perahu bermesin) di sana turun.

Biasanya, setiap hari sejumlah kelotok bergiliran membawa penumpang untuk susur Sungai Martapura. Apalagi di akhir pekan dan libur nasional puluhan kelotok bersliweran membawa penumpang.

Kini, kelotok-kelotok itu banyak menganggur, hanya parkir di dermaga siring. Kalaupun ada yang menyusur sungai di hari itu, hanya dua-tiga kelotok saja.

Mama Ida, penjaga konter penjualan karcis kelotok susur sungai, mengatakan, memang dalam sehari paling banyak tiga buah kelotok yang beroperasi.

"Biasanya di hari kerja masih bisa 5-6 buah kelotok menyusur, kalau hari libur lebih banyak lagi, puluhan. Sekarang sepi karena corona," ucapnya.

Jika berhenti total alias usaha kelotok susur sungai diistirahatkan selama corona, tentunya mereka yang berharap rezeki dari kelotok akan tak berasap dapur rumahnya. Mau tak mau, tetap berusaha walaupun pendapatan sedikit. (banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved