Serambi Mekkah
Bupati Banjar KH Khalilurrahman Hadiri Ekspos Awal Pembangunan Gerbang di Sekumpul Martapura
Pemkab Banjar akan bangun gerbang di kawasan Simpang Empat Sekumpul, Kota Martapura, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan.
Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Alpri Widianjono
Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Kota Martapura, Kabupaten Banjar dikenal sebagai Kota Serambi Mekkah dengan nuansa religius yang sangat kental.
Ada banyaknya kegiatan keagamaan dan berbagai kegiatan lainnya yang bermakna Islami dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar dan masyarakatnya.
Ikon Sekumpul menjadi perhatian Kementerian Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (PUPR) dan Pemerintah Kabupaten Banjar.
Sinergitas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah merencanakan proyek pembangunan gerbang di kawasan Simpang Empat Sekumpul, Kota Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.
Menyikapi dan mematangkan rencana itu dilaksanakan ekspose awal penulisan kaligrafi pada Gerbang Sekumpul di Command Center Barokah Martapura, Rabu (13/1/2021)
Ekspose dihadiri Bupati Banjar KH Khalilurrahman, Sekda HM Hilman, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Banjar H Masruri, Lurah Sekumpul Gt Marhusin dan perwakikan dari Dinas PUPR Banjar.
Ekspose rencana penulisan kaligrafi gerbang itu dipaparkan H Masruri yang menjelaskan beberapa desain dari gerbang Sekumpul di tahap pertama.
Nantinya, tahap pertama akan dibangun empat gerbang dari beberapa sisi di Simpang Empat Sekumpul, Martapura.
Gerbang kesatu pada titik lampu merah Sekumpul. Gerbang pertama terdapat ornamen kaligrafi ucapan 'Selamat Datang di Martapura'.
Gerbang kedua, berada di depan Mesjid Syiarussolihin dengan ornamen di atasnya kaligrafi Asmaul Husna, dengan lebar 7 meter dengan sisi kiri dan kanan 3 meter.
Berikutnya gerbang ketiga, letaknya setelah jalan melintasi jembatan irigasi, dengan memberikan ruang yang luas bagi pejalan kaki.
Menurut Masruri, filosofi yang ada pada setiap gerbang, diantaranya pada gerbang pertama ada bentuk ornamen buah nanas.
Buah Nenas itu mengartikan tamu adalah raja yang harus hormati dan warga Kota Martapura sebagai tuan rumah wajib menjamu tamu dengan sebaik dan semanis mungkin.
Kemudian ornamen Kubah menyimbulkan apapun yang dimuka Bumi harus tunduk dan patuh kepada Yang Maha Tinggi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/bupati-kh-khalilurrahman-kaligrafi-gerbang-sekumpul-rabu-13012021.jpg)