Breaking News:

Berita Batola

Kapolres Batola AKBP Lalu Mohammad Syahir Arif Cek Penanganan Banjir di 2 Kecamatan

Kapolres Batola, AKBP Lalu Mohammad Syahir Arif, meninjau kawasan terdampak banjir di Kecamatan Jejangkit dan Mandastana, Kabupaten Batola, Kalsel.

BANJARMASINPOST.CO.ID/MUHAMMAD TABRI
Kepala Polres Barito Kuala (Batola), AKBP Lalu Mohammad Syahir Arif, bersama rombongan saat meninjau kawasan terdampak banjir di Kecamatan Jejangkit dan Mandastana, Kabupaten Batola, Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (13/1/2021). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Tingginya curah hujan mulai menggenangi sejumlah rumah warga di dua kecamatan yang ada di Kabupaten Barito Kuala (Batola), Provinsi Kalimantan Selatan. 

Hal ini diungkapkan Kapolres Batola, AKBP Lalu Mohammad Syahir Arif, saat meninjau kawasan terdampak banjir di Kecamatan Jejangkit dan Kecamatan Mandastana bersama rombongan, Rabu(13/01/2021).

Dari pantauan rombongan yang disertai Dandim 1005/Marabahan, BPBD, Kapolsek dan camat setempat ini telah terjadi genangan air rata-rata setinggi 30 hingga 40 senti meter di kawasan penduduk. 

"Saat ini air merendam setidaknya di enam desa, di dua kecamatan dengan jumlah 213 rumah warga," ungkap Kapolres. 

Baca juga: Update Covid-19 di Batola, Tambah 11 Orang Terpapar Positif Covid-19, 13 Pasien Sembuh

Baca juga: Berawal Bau Menyengat, Warga Anjir Serapat Batola Ditemukan Tewas Membusuk

Baca juga: Kebagian 1960 Vial, Wabup Jadi Figur Vaksinasi Covid-19 di Batola

Baca juga: Resmi Terapkan PPKM, Batola Soroti Tiga Hal ini

Selain memantau situasi terkini, kehadiran rombongan sekaligus mengadakan pengecekan lokasi evakuasi untuk warga terdampak banjir jika diperlukan.

Langkah ini dinilai penting guna antisipasi jika terjadi peningkatan debit air secara mendadak, sehingga persiapan telah matang dan warga mudah untuk evakuasi. 

Diketahui, Kabupaten Batola masih dalam status siaga darurat. Namun, warga yang berada di kawasan rentan terjadi banjir diminta menjaga kewaspadaan dan selalu siaga. 

Karena, tidak menutup kemungkinan ada banjir kiriman dari kabupaten tetangga yang saat ini tengah dikepung banjir cukup parah.

(Banjarmasinpost.co.id/MuhammadTabri)

Penulis: Muhammad Tabri
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved