Breaking News:

Techno

Banyak Pengguna Berpindah Aplikasi Lain, Whatsapp Batalkan Kebijakan Integrasi dengan Facebook

Pihak Whatsapp membatalkan pembaruan kebijakan yang bertujuan mengintegrasikan layanan dengan Facebook.

Shutterstock/Antonio Salaverry
Ilustrasi Whatsapp di Hp dan Personal Computer (PC). 

BANJARMASINPOST.CO.ID  – Kebijakan diambil raksasa penyedia platform komunikasi WhatsApp. 

Pihaknya membatalkan pembaruan kebijakan yang bertujuan mengintegrasikan layanan dengan Facebook.

WhatsApp turut memperhatikan migrasi besar-besaran pengguna aplikasi percakapan ini ke platform lain selama beberapa hari terakhir.

Pengguna WA di dunia mengkhawatirkan platform milik Facebook itu akan membagikan data pribadi pengguna ke perusahaan induknya.

Baca juga: Perbedaan Klaim Token Listrik Gratis PLN Januari 2021, New PLN Mobile atau Login www.pln.co.id & WA

Baca juga: Penyelam Kopaska Temukan Dompet Indah Halimah Putri, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Ogan Ilir

Laman berita Russia Today, Sabtu (16/1/2021), memberitakan, WA menunda pembaruan hingga pertengahan Mei 2021.

Perusahaan itu menyalahkan "kebingungan" dan "informasi yang salah" untuk masalah privasi yang berkembang di antara pelanggan.

Pengguna smartphone
Pengguna smartphone (Dok. HAI)

Mereka bersikeras pembaruan kebijakan tidak akan menyerahkan data pengguna tambahan, seperti pesan pribadi, ke Facebook di bawah kebijakan barunya.

"Kami akan selalu melindungi percakapan pribadi Anda dengan enkripsi ujung ke ujung, sehingga baik WhatsApp maupun Facebook tidak dapat melihat pesan pribadi ini," kata perusahaan itu.

“Itulah mengapa kami tidak menyimpan catatan tentang siapa yang mengirim pesan atau menelepon semua orang. Kami juga tidak dapat melihat lokasi yang Anda bagikan dan kami tidak membagikan kontak Anda dengan Facebook," kata perusahaan itu lewat pengumuman di blog WA.

Baca juga: Beli Emas Kian Mudah Lewat e-Mas Mandiri Syariah Mobile, Begini Caranya

Awal bulan ini, platform obrolan WA memberi tahu pengguna tentang pembaruan kebijakan yang akan datang, mencatat itu akan mencakup opsi baru untuk bisnis perpesanan di WhatsApp.

Halaman
123
Editor: M.Risman Noor
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved