Berita Olahraga

Pelatih Renang Kalsel Berharap Atlet Renang PON Dirumahkan Agar Konsen Latihan

Banjir yang melanda Kalimantan Selatan ini berimbas pada pola latihan atlet yang akan berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua.

Penulis: Irfani Rahman | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/irfani rahman
pak Ateng pelatih renang kalsel 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Banjir yang melanda Kalimantan Selatan ini berimbas pada pola latihan atlet yang akan berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua.

Ini akibat kediaman atlet terendam dan aksesnya ke Banjarmasin terhalang banjir.

Pelatih renang Kalsel Zuhriannor atau yang kerap disapa Pak Ateng menuturkan, sebagai pelatih ia berharap atlet bisa berlatih rajin sesuai dengan program yang diberikan.
Ia mengakui untuk sementara ini, atlet kurang latihan.

Apa penyebabnya? Ateng mengatakan sebenarnya mungkin terkendala dan juga malas.

Baca juga: Berharap Lahir Atlet Voli Nasional dari Kalsel, Kombes Nanang Ingin Muncul Ayib Baru

Baca juga: Tim Bola Tangan Banjarmasin Fokus Jaga Kebugaran Jelang Porprov Kalsel 2022

Tapi ia melihat permasalahannya pada tempat tinggal dan inapnya.

Seperti atlet Norlaili dari Tanah Laut yang sebelumnya ngekos, sekarang tidak kos dan bolak balik Bati-Bati, rumahnya pun terendam saat banjir.

"Harapan, bisa di rumahkan biar lebih konsentasi lagi latihan untuk program menuju PON XX Papua," ucapnya.

Ateng mengatakan untuk ke PON Papua pihaknya akan mengirim dua atlet yakni Norlaili Putri kelas gaya dada dan Bahri Nova di kelas bebas dan punggung.

Atlet PON cabang renang Kalimantan Selatan, Noorlaili yang akan turun di nomor 50 meter, 100 meter dan 200 meter gaya dada, mengakui saat ini latihannya di GOR Hasanuddin HM terganggu.

Ini karena akses jalan untuk di wilayah Bati-bati sempat tertutup karrna ketinggian air.

Bahkan rumahnya di Desa Pandahan, Bati-bati, Kabupaten Tanah Laut juga turut terendam.

"Jadi kalau mau latihan harus muter dulu ke Banjarbbaru, apalagi ulun (saya, Red) pulang pergi ke Banjarmasin jika mau latihan," ucapnya.

Apakah ia tidak ngekos, Laili mengungkapkan jika ada dananya tentu ia akan ngekos karena mempermdah latihan dan jika tak ada maka ia tetap bolak balik.

"Karena sudah tidak digaji lagi," ucapnya.\

(Banjarmasinpost.co.id/irfani)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved