Berita Tanahlaut
Tala Masuk Program UHC, Sukamta Pastikan Layanan Kesehatan Korban Bencana Aman
Banjir berkepanjangan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), mulai memunculkan persoalan kesehatan.
Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Eka Dinayanti
Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Banjir berkepanjangan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), mulai memunculkan persoalan kesehatan.
Sebagian korban banjir saat ini dikabarkan mulai memgalami gatal-gatal dan flu seperti batuk dan pilek.
Terutama korban banjir di wilayah Kecamatan Kurau, Bumimakmur, dan Batibati yang telah terdera banjir sejak tiga pekan silam.
Mengenai hal itu, Bupati Tala H Sukamta menegaskan pelayanan kesehatan terhadap para korban bencana di wilayahnya tidak ada masalah.
Termasuk mengenai biaya pengobatan.
Baca juga: KISAH Sedih Alwi, Harapan Menikah Lenyap Ditelan Gempa, Si Perempuan Mengungsi & Pria Jadi Relawan
Baca juga: Cuaca Hari Ini Kamis 21 Januari 2021 di 33 Kota Besar Indonesia: Cuaca Bersahabat di Lokasi Bencana
Baca juga: Banjir di Kalsel, MONSTER Bangun Dapur Umum untuk Bantu Korban di Martapura
"Tanahlaut sudah UHC (Universal Health Coverage). Untuk warga yang tidak mampu sudah dijamin BPJS. Kalau belum keluar kartu BPJS-nya cukup rekomendasi Dinsos," ucap Sukamta, Rabu (20/1/2021).
Pada momen Hari Kesehatan Nasional 16 November 2020 lalu, Bupati Tala telah menandatangani memorandum of understanding (MoU) UHC dengan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banjarmasin Agus Supratman.
Saat itu dinyatakan, Tala adalah satu-satunya daerah di Kalsel yang telah melaksanakan UHC.
Pemkab Tala menyediakan anggaran cukup besar untuk program tersebut.
Nominalnya sekitar Rp 40 miliar.
Dari 351.057 jiwa penduduk Tala, sebanyak 345.431 jiwa yang telah ter-cover program tersebut.
Selama banjir melanda, pelayanan kesehatan juga didekatkan.
"Di tiap posko banjir selalu ada tim medis," papar Kepala Dinas Kesehatan Tala Hj Nina Sandra.
Selain itu puskesmas terdekat disiagakan secara maksimal.
Tiap saat petugas medis siap melayani keluhan kesehatan korban banjir.
(Banjarmasinpost.co.id/roy)