Breaking News:

Penanganan Covid 19

VIDEO Vaksinasi Covid-19 Hari Pertama, Begini Kata Tenaga Kesehatan RSUD Ansari Saleh

Vaksinasi Covid-19 terhadap tenaga kesehatan berlangsung di RSUD Ansari Saleh, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalsel.

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Soraya Khairunnisa (31), seorang apoteker Instalasi Farmasi RSUD Dr HM Ansari Saleh mengaku tidak ragu ikut melakukan Vaksin Covid-19.

Karena menurutnya vaksin merupakan solusi dari perintah untuk mengurangi penyebaran Covid-19, sehingga bisa menekan angka kasus positif.

"Covid-19 kan tidak tahu sampai kapan dan pemerintah sudah menyiapkan Vaksin untuk mengurangi risiko terpapar Covid-19," katanya di RSUD Ansari Saleh ini, Rabu (20/01/2021).

Lanjut Soraya mengatakan, ia sama sekali tidak merasa khawatir menerima efek samping dari Vaksin tersebut.

Baca juga: Laksanakan Vaksinasi Covid-19 Hari Pertama, RSUD Dr H Moch Ansari Saleh Layani 40 Nakes

Baca juga: Disuntik Vaksin Covid-19, Wali Kota Banjarmasin : Saya Tidak Merasakan Pusing-pusing

"Apa sih yang dikhawatirkan, vaksinkan untuk mencegah terpapar Covid-19. Lebih baik mencegahkan dari pada mengobati," ungkap Soraya.

Hal yang sama juga Sarjito (46), petugas anastesi RSUD Ulin Banjarmasin. Ia memgungkapkan vaksin perlu dilakukan oleh Tenaga Kesehatan seperti dirinya.

Sebab menurutnya sebagai Tenaga Kesehatan setiap hari harus kontak langsung dengam pasien, sehingga harus menguatkan imun daya tahan tubuh.

"Untuk meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga bisa memurus rantai penyebaran Covid-19," ungkapnya.

Sebelum disuntik vaksin, Tenaga Kesehatan melakukan verifikasi pendaftaran, kemudian melakukan screening dengan tanya jawab.

Selanjutnya dilakukan pemeriksaan kondisi kesehatan, baru kemudian dilakukan proses penyuntikan.

Seorang tenaga kesehatan saat menjalani proses vaksinasi Covid-19 di RSUD Ansari Saleh, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (20/1/2021).
Seorang tenaga kesehatan saat menjalani proses vaksinasi Covid-19 di RSUD Ansari Saleh, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (20/1/2021). (BANJARMASINPOST.CO.ID/MUHAMMAD RAHMADI)

Setelah proses penyuntikan, Nakes diminta menunggu selama 30 menit untuk melihat apabila ada kemungkinan efek samping yang muncul.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi)

Penulis: Muhammad Rahmadi
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved