Breaking News:

Wabah Corona di Kalsel

Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kalsel Makin Naik, Status PPKM Kalsel Diperpanjang

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kalsel diperpanjang.

Penulis: Milna Sari | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi
Giat patroli penerapan PPKM di Banjarmasin menyasar sejumlah tempat berpotensi menimbulkan kerumunan. 

Editor : Hari Widodo
 
 BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kalsel diperpanjang.

Sebelumnya Pemprov Kalsel menetapkan PPKM akan berlangsung selama dua pekan, mulai 11 hingga 25 Januari 2021. 

Namun dalam surat edaran gubernur Kalsel berikutnya, PPKM diperpanjang hingga dua pekan kedepan yakni sampai 8 Februari 2021.

Herannya, selama berlangsung penerapan PPKM nyatanya kasus Covid 19 di Kalsel justru meningkat.

Baca juga: PPKM di Banjarmasin Berakhir di Tengah Bencana Banjir, Begini Arahan Wali Kota Banjarmasin

Baca juga: Penerapan PPKM di Kota Palangkaraya, Petugas Perketat Pengawasan Aktivitas Warung dan Kafe

Kadinkes Kalsel HM Muslim dalam zoom meeting bersama media Senin (25/1/2021) mengatakan, sejak penerapan PPKM kemarin kasus Covid-19 di Kalsel ada 1001 kasus. Namun, saat PPKM ternyata terjadi peningkatan kasus sebanyak 22,7 persen menjadi 1228 kasus.

Selain itu angka kesembuhan juga mengalami penurunan jika dibandingkan sebelum diberlakukannya PPKM.

Kasus kematian, ungkap Muslim, juga juga mengalami peningkatan meski prosentasenya mengalami penurunan 3,63 persen namun masih tinggi diatas nasional.

Positif rate kasus Covid 19 Kalsel juga masih diatas 5 persen. 

"Kita masih mengevaluasi apakah ini dikarenakan faktor banjir," ujarnya.

Dikarenakan kasus Covid 19 masih meningkat meskipun sedang diterapkan PPKM maka,  Muslim menilai, kegiatan sosial masih perlu dilakukan pembatasan. 

Baca juga: Resmi Terapkan PPKM, Batola Soroti Tiga Hal ini

"Saat ini kita menghadapi dua masalah sekaligus yakni banjir dan pandemi sehingga harus ditangani secara seksama dan bersinergi," ujarnya.

Terkait hasil evaluasi PPKM pertama ujarnya saat ini masih belum dilakukan evaluasi.

Sementara Pj Sekda Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar meminta agar semua kabupaten kota dapat menindaklanjuti perpanjangan PPKM tersebut. (banjarmasinpost.co.id/milna sari)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved