Banjir Kalsel

Update Banjir Kalsel: Korban Tedampak Sudah Tertangani dengan Baik

Jumlah keluarga terdampak banjir di Kalsel sebanyak 170.329 keluarga, dengan jumlah jiwa 584.279 orang.

Penulis: Milna Sari | Editor: Alpri Widianjono
Korem 101/Antasari
Komandan Korem 101/Antasari Brigjen TNI Firmansyah mengirim logistik kepada warga terdampak musibah banjir dan tanah longsor di Desa Datar Ajab, Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) menggunakan heli BELL 412 TNI AD, Sabtu (23/1). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Banjir di sejumlah daerah di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan belum selesai.

Jumlah pengungsi terus naik, hingga Senin (25/1/2021) berdasarkan data BPBD Kalsel menjadi 100.881 orang.

Sedangkan jumlah pengungsi yang kembali ke rumah masing-masing, sebanyak 17.004 orang.

Sementara itu, jumlah keluarga yang terdampak sebanyak 170.329 keluarga dengan jumlah jiwa 584.279 orang.

Baca juga: Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kalsel Makin Naik, Status PPKM Kalsel Diperpanjang

Baca juga: UPDATE Covid-19 Kalsel: Sembuh 139 Pasien, Positif Bertambah 133 Orang

Jumlah korban meninggal akibat banjir Kalsel sebanyak 24 orang dan korban hilang sebanyak 3 orang.

Rumah terendam saat ini turun menjadi 94.029 unit, tempat ibadah terdampak 608 unit dan sekolah terdampak 735 unit.

Komandan Korem 101/Antasari. sekaligus Komandan Satgas Tanggap Darurat Bencana banjir di Kalsel, Brigjen TNI Firmansyah, mengatakan, korban banjir sudah tertangani dengan baik. Selain itu, sudah mulai dilakukan rehabilitasi.

"Kami juga menerima masukan dari Bapak Gubernur agar sepeda motor atau roda empat yang parkir di atas jembatan dialihkan karena mengganggu arus lalu lintas yang sekarang kondisinya juga sering terhambat," jelasnya.

Baca juga: IDI Kalsel Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Distribusikan Bantuan untuk Korban Banjir Kalsel

Baca juga: Tanggulangi Dampak Bencana, Balangan Dapat Bantuan Total Rp 1 M untuk Tanggap Darurat Banjir 

Ia juga meminta agar hoaks yang beredar jika ada warga yang kelaparan, misalnya video yang tersebar tentang  warga Lokbaintan Kabupaten Banjar tidak mendapatkan bantuan, agar bisa diatasi pemerintah daerah.

(Banjarmasinpost.co.id/Milna Sari)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved