Sport
Sejumlah Cabor Ajukan Proposal Bantuan Peralatan ke Dispora Kalsel, Realisasi Diakui Terkendala Ini
Beberapa cabor ajukan proposal bantuan peralatan ke Dispora Kalsel. Namun realisasi bantuan diakui masih terkendala kondisi anggaran dan pandemi Covid
Penulis: Irfani Rahman | Editor: Syaiful Akhyar
Editor: Syaiful Akhyar
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Untuk memaksimalkan kemampuan mereka beberapa cabang olahraga mengajukan proposal ke Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Selatan (Dispora Kalsel) berkenaan dengan bantuan alat.
Seperti atlet aeromodeling yang juga telah mengusulkan proposal untuk bantuan pesawat dan peralatan lainnya ke Dispora Kalsel namun belum ada realisasinya.
"Malah kita telah dua kali menyampaikan proposal," tutur atlet aeromodeling Rijali Hadi.
Adapun dalam proposal itu mereka ajukan bantuan untuk semua jenis baik untuk pertama Pylon Composid +Balsa lengkap dengan mesin dan peralatan lainya dan kedua pesawat DLG.
Baca juga: DPRD Tapin Tinjau Pembangunan Rumah Sakit Baru di Tapin, Lokasi di Desa Terantang Tapin Utara
Baca juga: Satu Lokasi Dua Situs Cagar Budaya, Masjid Pusaka Banua Lawas Berdampingan Makam Penghulu Rasyid
Baca juga: SMAN 8 Banjarmasin Wakili Provinsi Kalsel Lomba Adiwiyata Nasional
Dan mereka minta yakni 2 set pesawat composid + 2 set pesawat balsa + 8 buah pesawa DLG . Untuk harga 1 set composit sekitar Rp20 jutaan, 1 set prdawat balsa sekitar Rp10 juta dan 1 buah pesawat DLG 1, Rp 5 juta .
Terpisah, Kabid Pembinaan Olahraga. Prestasi Dispora Kalsel Fitri Hernadi yang dihubungi mengiyakan ada beberapa proposal sejenis yang masuk ke pihaknya dan tidak hanya dari Aerosport yang terkendala pandemi.
Pihaknya belum bisa merealisasi pertama karena memang anggaran yang tidak mencukupi dan kedua produk harus dibeli dari LN yang notabene akan sangat memengaruhi kepastian proses pengadaan barang/jasa (lockdown/PSBB dan proses pengiriman yang akan terlambat hingga beresiko menjadi masalah)
Ketiga, karena keterbatasan anggaran yang tersedia, tentu harus dibuat prioritas dan salah satu ukuran yang menjadi prioritas adalah olahraga unggulan Kalsel yang ditarget meraih medali di PON.
"Pada Februari 2020 lalu kami sebenarnya sudah komitmen untuk pengadaan beberapa alat untuk cabor Aerosport, tetapi begitu pandemi dan refocusing anggaran untuk penanggulangan Covid-19 serta berkurangnya pendapatan daerah, akhirnya dgn terpaksa beberapa peralatan cabor kami tunda dulu," ucap Fitri.
(banjarmasinpost.co.id/irfani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/pemain-aeromodeling-saat-latihan-01.jpg)