Breaking News:

Berita Sampit

Suami Istri di Sampit Tepergok Pakai Surat Hasil Rapid Test Palsu, Jaringan Pemalsu Pun Digulung

Aksi pemalsuan surat hasil rapid test masih saja terus terjadi. Polres Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, berhasil menangkap 3 tersangka

Editor: Anjar Wulandari
(ANTARA/NORJANI)
Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Abdoel Harris Jakin didampingi Wakapolres Kompol Abdul Aziz Septiadi dan Kepala Satuan Reserse Kriminal AKP Zaldy Kurniawan menunjukkan tiga tersangka pemalsuan surat hasil tes cepat deteksi Covid-19, di Sampit Senin (25/1/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Aksi pemalsuan surat hasil rapid test masih saja terus terjadi. Kali ini, Kepolisian Resor Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, berhasil menangkap tiga pria berinisial MM, MAK dan SY.

Mereka ditangkap karena diduga memalsukan surat hasil tes cepat untuk mendeteksi Covid-19.

Kapolres AKBP Abdoel Harris Jakin mengatakan ketiganya ditangkap saat akan bertolak ke Surabaya.

Temuan ini pun membuat jajaran Polres Kotim makin waspada. Masyarakat juga diimbau untuk tidak tergiur menggunakan surat hasil rapid test palsu, lantaran bisa dijerat hukum.

Baca juga: Banjir Kalsel 2021, Pengungsi Banjir Tersebar di 14 Kecamatan Kabupaten Batola, Berikut Rinciannya

Baca juga: Melihat Sejumlah Perhiasan Korban Sriwijaya Air SJ-182 Bikin Relawan Ini Ingat Ibunya

“Modus mereka membuat surat hasil rapid test palsu, setelah kami konfirmasi ke klinik tersebut ternyata ada perbedaan. Akhirnya ketiga tersangka ini kami amankan dan diproses hukum," kata Kapolres AKBP Abdoel Harris Jakin di Sampit, Senin (25/1/2021) malam, seperti dilansir Antara.

Peristiwa itu terungkap pada Minggu (24/1/2021) di Bandara Haji Asan Sampit.

Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Abdoel Harris Jakin didampingi Wakapolres Kompol Abdul Aziz Septiadi dan Kepala Satuan Reserse Kriminal AKP Zaldy Kurniawan menunjukkan tiga tersangka pemalsuan surat hasil tes cepat deteksi Covid-19, di Sampit Senin (25/1/2021).
Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Abdoel Harris Jakin didampingi Wakapolres Kompol Abdul Aziz Septiadi dan Kepala Satuan Reserse Kriminal AKP Zaldy Kurniawan menunjukkan tiga tersangka pemalsuan surat hasil tes cepat deteksi Covid-19, di Sampit Senin (25/1/2021). ((ANTARA/NORJANI))

Saat itu petugas dari Kantor Kesehatan Pelabuhan Sampit dan petugas keamanan bandara menginformasikan ada dua calon penumpang yang akan berangkat ke Surabaya, tapi menggunakan surat hasil pemeriksaan cepat yang tidak lazim.

Dua calon penumpang itu adalah MM dan istrinya.

Saat diperiksa, pada lembaran pertama surat keterangan hasil tes cepat itu bertuliskan hasil pemeriksaan antigen, sedangkan pada lampiran bertuliskan pemeriksaan antibodi.

Atas kecurigaan itu, kedua calon penumpang itu pun dimintai keterangan.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved