Berita Taahlaut

Gencarkan Operasi Pasar Elpiji Melon, Sehari Tala Sasar Dua Desa

Pemerintah Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), terus digencarkan operasi pasar liquified petroleum gas (LPG) kemasan tiga kilogra

Tayang:
Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Eka Dinayanti
MYRNA UNTUK BPOST GROUP
Suasana operasi pasar elpiji melon yang digelar Diskopdag Tala  Kamis (4_2) siang. Ada dua desa yang disasar yaitu Pagatanbesar dan Hanikbirayang Atas.. 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Pemerintah Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), terus digencarkan operasi pasar liquified petroleum gas (LPG) kemasan tiga kilogram.

Bahkan kini dalam sehari mulai dilakukan lebih sekali dan lebih dari satu lokasi.

Seperti pada kegiatan yang dilaksanakan, Kamis (4/2/2021) hari ini.

"Hari ini sekaligus kami melaksanakan operasi pasar gas elpiji tiga kilogram di dua tempat," papar Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Perdagangan (Diskopdag) Tala H Syahrian Nurdin didampingi Kasi Distribusi dan Usaha Perdagangan Myrna.

Diguyur Hujan,  Ruas Jalan Margasari-Marabahan Kembali Rusak Parah

Palangkaraya Masih Zona Merah Covid-19, PPKM di Palangkaraya Tidak Diperpanjang  

Haul ke 16 Guru Sekumpul di Kompleks Arraudhah Kabupaten Banjar Ditiadakan

Dikatakannya, operasi pasar elpiji tiga kilogram yang kerap disebut gas melon tersebut dilaksanakan di Desa Pagatanbesar Kecamatan Takisung dan di Desa Handilbirayang Atas Kecamatan Bumimakmur.

Kuotanya sama yakni 280 tabung.

Harganya pun juga tetap yakni Rp 19 ribu per tabung sesuai harga eceran tertinggi (HET).

Warga di dua tempat berbeda tersebut sangat antusias.

Sejak pagi mereka telah berdatangan di lokasi guna mendapatlan elpiji murah.

Sekadar diketahui sejal beberapa pekan terakhir harga elpiji melon di Tala melambung hingga Rp 50 ribu.

"Mobil pengangkut elpiji tiga killogram tiba di lokasi sekitar pukul 10.00-11.00 Wita. Warga sudah pada datang di lokasi," papar Myrna.

Dikatakannya hanya sekitar dua jam seluruh tabung elpiji melon ludes.

Warga tertib antre karena sebelumnya telah me dapat pemberitahuan dari lingkungan msing-masing sekaligus menyerahkan tabung kosong dan menyerahkan uang pas Rp 19 ribu.

(Banjarmasinpost.co.id/roy)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved