Banjir d Kalsel
Banjir di Kalsel, Warga Jejangkit Timur Kabupaten Batola Ini Harapkan Bantuan
Ketinggian debit air antara 10 hingga 30 sentimeter sehingga mengganggu aktivitas warga Desa Jejangkit Timur, Kabupaten Batola, Provinsi Kalsel.
Penulis: Muhammad Tabri | Editor: Alpri Widianjono
Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Sebulan lebih berlangsung, banjir masih menggenangi sejumlah kawasan di Kabupaten Barito Kuala (Batola), Provinsi Kalimantan Selatan.
Seperti di wilayah Kecamatan Jejangkit Kabupaten Batola, yakni di Desa Jejangkit Muara, Jejangkit Pasar, Jejangkit Barat dan juga Desa sa Jejangkit Timur.
Ketinggian debit air antara 10 hingga 30 sentimeter. Sebagian rumah warga dan jalan masih terendam. Kondisi yang demikian, menghambat aktivitas warga setempat.
Diungkapkan Mahfudin, seorang warga Desa Jejangkit Timur, Jalur 7, kedalaman air memang sudah menurun sekitar 30 hingga 40 sentimeter. Namun, kebanyakan warga belum bisa beraktivitas seperti biasa.
Baca juga: Batola Perpanjang Tanggap Darurat Banjir, Posko Induk Bergeser ke Marabahan
Baca juga: Yuk Service Barang Elektronik & Cuci Baju Gratis di Handil Bakti Batola, Berlaku Hingga 15 Februari
Paling vital, yaitu akses jalan yang sulit dilewati masyarakat. Karena di beberapa ruas jalan, masih digenangi air yang cukup dalam.
"Saya usaha jualan pentol. Kalau jalan tidak bisa dilewati, ya tidak ada usaha lain sementara ini," beber Mahfudin kepada Banjarmasinpost.co.id, Sabtu (13/02/2021).
Ayak dua anak ini pun baru dua hari menghuni rumahnya lagi, setelah mengungsi selama 20 hari di Desa Bahalayung, Kecamatan Bakumpai, Kabupaten Batola.
Serupa dengan Mahfudin, meski sudah dapat menghuni rumah kembali, Eko warga Desa Jejangkit Timur jalur 6, bingung tidak ada pendapatan karena masih terkendala banjir.
Baca juga: Akibat Terendam Banjir, Kebun Jeruk di Karang Indah Batola Mulai Mati
Baca juga: Simpang Nungki Batola Masih Terendam, Warga Minta Pengerukan hingga Perbaikan Rumah
Ia mengaku belum bisa bekerja seperti biasa di perusahaan perkebunan kelapa sawit di dekat rumahnya.
Ia pun berharap tetap ada bantuan untuk keperluan sehari-hari selama banjir ini masih berlangsung.
"Ya kalau bisa, ada bantuan. Karena, kami masih belum punya penghasilan, jika belum bekerja ini," ucap Eko.
(Banjarmasinpost.co.id/MuhammadTabri)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/permukiman-yang-masih-terendam-di-desa-jejangkit-timur-kabupaten-batola-kalsel-13022021.jpg)