Berita Internasional

Pabrik Bir Tertua di Dunia Ditemukan di Mesir, Diperkirakan Dibangun Zaman Dewa-dewa Mesir Kuno

Pabrik tersebut ditemukan di Abydos, situs arkeologi paling terkemuka dengan kuburan serta kuil luas yang berasal dari zaman paling awal Mesir kuno.

Editor: Didik Triomarsidi
guardian
Pabrik bir tertua yang ditemukan di Abydos, Mesir. 

Editor : Didik Trio Marsidi
BANJARMASINPOST.CO.ID - Sebuah tempat pembuatan bir produksi tinggi yang diyakini berusia lebih dari 5.000 tahun telah ditemukan oleh tim arkeolog di situs pemakaman di Mesir selatan.

Penjelasan dari penemuan penting itu disampaikan Kementerian Pariwisata pada Sabtu. Al Jazeera, Minggu (14/2/2021).

Kementerian Pariwisata di laman Facebook, situs yang berisi beberapa unit yang terdiri dari sekitar 40 pot tembikar yang disusun dalam dua baris itu ditemukan di Abydos Utara, Sohag, oleh tim gabungan Mesir-Amerika.

Pabrik tersebut ditemukan di Abydos, situs arkeologi paling terkemuka dengan kuburan serta kuil luas yang berasal dari zaman paling awal Mesir kuno.

Baca juga: Waduh! Ada Mumi Memiliki Lidah Emas Ditemukan di Mesir, Diprediksi Usinya 2.000 Tahun

Baca juga: Mumi-mumi di Mesir Terus Bermunculan, Jumlahnya 100 Lebih, Kebangkitan Dewa Langit Mesir?

Baca juga: Kesaksian Aneh Sopir Avanza yang Tersesat di Hutan Gunung Putri, Melihat Jalan Mulus & Banyak Lampu

Letaknya sendiri di gurun sebelah barat Sungai Nil, lebih dari 450 km selatan Kairo.

Abydos sendiri juga dikenal dengan monumen untuk menghormati Osiris, dewa dunia bawah Mesir kuno dan dewa yang bertangung jawab untuk menilai jiwa di akhirat.

Seperti dikutip dari Guardian, Minggu (14/2/2021) Mostafa Waziri, sekretaris jenderal Dewan Purbakala Tertinggi mengatakan bahwa pabrik dibangun pada saat pemerintahan Raja Narmer, raja yang dikenal luas karena penyatuan Mesir kuno pada awal periode dinasti pertama (3150SM-2613SM)

Dalam penggalian yang dilakukan di situs tersebut, para arkeolog menemukan delapan bagian bangunan besar. Masing-masing memiliki panjang 20 meter dan lebar 2,5 meter.

Setiap bagian dapat menampung sekitar 40 tembikar dalam dua baris. Tembikar-tembikar ini lah yang digunakan untuk memanaskan campuran biji-bijian dan air untuk menghasilkan bir.

Peneliti dari New York Univerity, Matthew Adams mengatakan kalau pabrik tampaknya dibuat untuk menyediakan bir bagi ritual kerajaan.

Para arkeolog sebelumnya telah menemukan bukti yang menunjukkan penggunaan bir dalam ritual pengorbaan orang Mesir kuno.

Sebelum merilis temuan pabrik tertua ini, Mesir juga telah mengumumkan lusinan penemuan kuno lainnya dalam beberapa tahun terakhir dengan harapan dapat menarik lebih banyak wisatawan.

Industri pariwisata Mesir memang telah terguncang dari kekacauan politik menyusul pemberontakan tahun 2011 yang menggulingkan Hosni Mubarak. Namun tak hanya itu, sektor pariwista kembali mendapat pukulan karena pandemi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pabrik Bir Tertua di Dunia Ditemukan di Mesir", Klik untuk baca:

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved