Ramadhan 2021

RAMADHAN 2021, Ustaz Abdul Somad Mengupas Masalah Qadha Puasa Ramadhan, Bisa Dipuasa Senin Kamis

Ustadz Abdul Somad mengatakan qadha puasa Ramadhan dilaksanakan pada hari Senin ataupun Kamis, maka otomatis mendapat puasa Senin Kamis dan Qadha.

Tayang:
Editor: Didik Triomarsidi
TRIBUN TIMUR
RAMADHAN 2021, Ustaz Abdul Somad Mengupas Masalah Qadha Puasa Ramadhan, Bisa Dipuasa Senin Kamis 

Editor : Didik Trio Marsidi
BANJARMASINPOST.CO.ID - Ramadhan 2021, Ustaz Abdul Somad Mengupas Masalah Qadha Puasa Ramadhan, Bisa Dipuasa Senin Kamis

Puasa Qadha adalah wajib bagi mereka yang sengaja atau tidak meninggalkan puasa Ramadhan tahun lalu.

Ustaz Abdul Somad mengatakan dalam ceramahnya beberapa waktu lalu, jika puasa Qadha dilaksanakan pada hari Senin ataupun Kamis, maka otomatis mendapat puasa Senin Kamis dan Qadha.

Lalu bagaimana lafadz atau bacaan niat puasa Senin Kamis sekaligus puasa Qadha?

Baca juga: PUASA Rajab 2021 atau Rajab 1442 H Dimulai Besok, Qadha Ramadhan, Senin Kamis hingga Ayyamul Bidh

Baca juga: Jadwal Lengkap Puasa Rajab 1442 Hijriah, Syaban, Ramadhan Hingga Syawal 2021

Baca juga: PUASA Rajab 2021 atau Rajab 1442 H Dimulai 13 Februari, Qadha Ramadhan, Senin Kamis & Ayyamul Bidh

Menurut Ustadz Abdul Somad, cukup berniat untuk puasa Qadha saja.

Jika puasa Qadha dilaksanakan di hari Senin ataupun Kamis, maka otomatis mendapat puasa Senin Kamis dan Qadha.

"Cukup satu niat saja, niat puasa Qadha," kata Ustadz Abdul Somad.

Nah, sebentar lagi umat Muslin di seluruh dunia akan menyambut bulan Puasa Ramadhan 1442 H.

Untuk wilayah Indonesia sesuai Kalender Masehi 1 Ramadhan jatuh tanggal 13 April 2021.

Bagi sebagian orang yang meninggalkan sebagian puasa pada Ramadhan tahun lalu akibat suatu halaman tentunya harus mengganti atau meng-qadha puasanya sebelum tiba Ramadan tahun ini.

Mengganti atau mengQadha puasa di bulan Ramadhan itu hukumnya wajib.

Caranya bisa dibayar dengan berpuasa tiap hari atau seminggu dua kali saat Senin dan Kamis juga boleh.

Sebagaimana diterangkan dalam hadist Rasulullah SAW tentang qadha puasa Ramadhan :

وَلاَ يَجِبُ التتابعُ في قَضَاءٍ رَمَضَانَ لِمَا رُوِى انّ النبيَّ صلي الله عليْه وسلّم ” سُئِلَ عن قضاءِ رمضانَ فقال اِنْ شَاءَ فرقهُ وإن شَاءَ تَابِعَهُ “.

“Tidak wajib berurutan dalam men-qadha puasa Ramadan berdasarkan hadis yang diriwayatkan, “bahwa Rasulullah shalllahu ‘alaihi wassalam ditanyai tentang qadha puasa Ramadan, maka Rasulullah menjawab, “jika ia berkehendak, maka ia boleh melakukannya terpisah. Dan jika ia berkehendak, maka ia boleh melakukannya secara berurutan.”

Bahkan bagi yang mengganti puasa Ramadan digabung dengan puasa sunnah baik itu puasa Senin - Kamis atau Ayyamul Bidh hukumnya maka pahalanya akan mendapatkan semuanya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved