Breaking News:

Bumi Bersujud

Plh Bupati Tanbu Ikuti Pidato Arahan Presiden RI Soal Karhutla 2021

Plh Bupati Tanbu mengikuti Video Conference Pidato Arahan Presiden RI Soal Karhutla 2021

Humas Pemkab Tanbu.
Plh Bupati bersama Pihak Kejaksaan dan kodim ikuti Vidcon bersama Presiden RI, Senin 921/2/2021). 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Plh Bupati Tanah Bumbu H Ambo Sakka bersama Kasdim 1022, Kasi Datun Kejari Tanbu, BPBD dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengikuti pidato arahan Presiden Joko Widodo.

Arahan tersebut terkait dengan pengendalian dan pencegahan kebakaran hutan (Karhutla) Tahun 2021.

Kegiatan itu dilaksanakan melaui Video Conference yang bertempat di ruang digital live room Kantor Bupati, Senin (22/2/2021).

Dalam pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan pengarahan pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2021 di Istana Negara Jakarta.

Baca juga: Hadapi Ancaman Karhutla, 17 Kecamatan di Kapuas Dilengkapi Kendaraan Roda Tiga dan Alat Pemadam

Baca juga: Tim BPBPK Kalteng Latih Relawan Pemadam Kebakaran Palangkaraya Atasi Karhutla

Presiden mengatakan Rakornas pengendalian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) rutin dilaksanakan setiap tahun sejak 2015.

Tujuannya untuk mengingatkan pejabat di daerah agar tidak lupa pada aturan main, terutama pejabat baru di daerah yang rawan terjadi Karhutla.

"Untuk mengingatkan baik kepada para gubernur, bupati, wali kota, Pangdam, Dandim, Danrem, Kapolda, Kapolres. Terutama ini, terutama, jika ada pejabat-pejabat yang baru di daerah-daerah yang rawan bencana kebakaran," kata Presiden.

Aturan main yang dimaksud yakni sanksi tegas hingga pencopotan pada pejabat daerah, apabila tidak mampu menangani Karhutla.

" Jadi bila di wilayah saudara-saudara ada kebakaran dan membesar, dan tidak tertangani dengan baik. Aturan mainnya tetap sama. Belum saya ganti. Saya kira kita masih ingat semuanya. Kalau yang ikut rutin setiap tahun pertemuan seperti ini dengan saya. Pasti semuanya masih ingat. Yaitu, dicopot. Yaitu, diganti. Jelas? meskipun saya baru perintah ke panglima dan kapolri baru dua kali," kata Presiden.

Baca juga: Helikopter Jatuhkan Bom Air di Kebakaran Lahan Kecamatan Bakarangan Kabupaten Tapin

Presiden kembali menegaskan bahwa aturan main tersebut telah disepakati sejak 2016 dan masih berlaku.

Oleh karena itu para pejabat baru di daerah, mulai dari Pangdam, Danrem, Dandim, Kapolda, dan Kapolres agar bisa memperhatikan aturan main tersebut. 

"Jadi kali ini saya ulang lagi, ini hanya untuk yang pejabat-pejabat baru agar tahu aturan main ini," pungkasnya. (aol)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved