Breaking News:

Berita Tabalong

VIDEO Bupati Tabalong Lantik Dewan Hakim dan Juri MTQ

Pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten Tabalong dijadwalkan berlangsung di Kecamatan Tanta pada 23 Februari sampai 26 Februari 2021.

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani melantik dewan hakim dan dewan juri MTQ tingkat Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Senin (22/2/2021).

Pelantikan ini bagian dari persiapan pelaksanaan MTQ yang dijadwalkan berlangsung di Kecamatan Tanta pada 23-26 Februari 2021.

Saat memberi arahan di lokasi acara, Gedung Sarabakawa Tanjung, Bupati mengatakan, keberadaan dewan hakim dan dewan juri sangat menentukan keberhasilan kegiatan nanti.

"Dewan hakim dan dewan juri dituntut untuk melaksanakan tugasnya sebaik mungkin dalam memberikan penilaian, independen dan tidak terpengaruh meski ada tekanan, dari manapun," katanya.

Baca juga: VIDEO Oprit Ambles di Gerus Air, Jembatan Penghubung Desa Halong-Hayup Tabalong Tak Bisa Dilewati

Baca juga: Operasi Yustisi di Pasar Kapar Tabalong, Tiga Pilar Kecamatan Murung Pudak Jaring Delapan Warga

Bupati juga menegaskan, MTQ bukan perlombaan biasa, namun berkaitan langsung dengan perkembangan syiar Islam.

Dalam kesempatan itu, Anang juga menilai pelaksanaan MTQ Kabupaten Tabalong kali ini tidak mudah karena berlangsung di dalam suasana pandemi Covid-19.

Hanya, diyakininya bahwa pelaksanaan MTQ uga bisa menjadi ajang pembuktian terbentuknya kelompok populasi yang bisa menerapkan protokol kesehatan secara ketat di Kabupaten Tabalong.

Ini juga bercermin dengan berhasilnya muncul kelompok populasi rumah ibadah yang bisa melaksanakan kegiatan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Baca juga: Dukung Pencegahan Penularan Covid 19, KPU Tabalong Hibahkan 753 Thermogun

Baca juga: VIDEO 20 Knalpot Brong Sitaan Satlantas Polres Tabalong Digerinda

"Kalau kelompok populasi MTQ ini kita bentuk jadi bagian-bagian kecil, maka kelompok populasi pertama adalah dewan hakim dan juri. Kemudian, kedua, adalah qari dan qariah. Kelompok ketiga, yaitu panitia pelaksana dan kelompok-kelompok lainnya," katanya.

Oleh sebab itu, imbuhnya, sambil membumikan Al-Qur'an serta mengembangkan syiar Islam, pelaksanaan MTQ juga harus melakukan upaya-upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Dengan cara, memantapkan kelompok populasi tersebut sebagai orang-orang yang menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

(Banjarmasinpost.co.id/Dony Usman)

Penulis: Dony Usman
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved