Belajar dari Rumah
Kunci Jawaban Tema 7 Kelas 6 SD Halaman 45 -52 Tematik Subtema 1 Pembelajaran 6, Pemadam Kebakaran
Kunci jawaban Tema 7 Kelas 6 SD ada di artikel ini. Jawaban dari Halaman 45 -52 Buku Tematik Subtema 1 Pembelajaran 6, tema Petugas Pemadam Kebakaran
BANJARMASINPOST.CO.ID - Kunci jawaban Tema 7 Kelas 6 SD ada di artikel ini. Jawaban dari Halaman 45 -52 Buku Tematik Subtema 1 Pembelajaran 6, tema Teladan Petugas Pemadam Kebakaran.
Sebagai pengingat, kunci jawaban Tema 7 Kelas 6 SD Halaman 45, 46, 47, 48,49, 50, 51, 52 ini hanya panduan untuk orangtua dalam membimbing anak-anak.
Anak diharapkan menjawab lebih dulu sesuai pemikirannya. Baru stelah itu dibantu orangtua untuk menjawab dengan benar.
Halaman 45 (Pembelajaran 6)
Ayo Membaca
Komandan Damkar Meninggal saat Menyelamatkan Anak Buahnya Petugas pemadam kebakaran (damkar) bertaruh nyawa saat memadamkan api.
Baca juga: Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 2, Halaman 176 - 184 Buku Tematik SD Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2018
Baca juga: Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 3, Halaman 171 - 174 Buku Tematik SD Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2018
Baca juga: CARA Ayah Udin Membayar Pajak Tepat Waktu, KUNCI JAWABAN Soal Tema 6 Kelas 6 SD Hal 98 - 103
Tak sedikit dari mereka yang meninggal saat berusaha memadamkan api. Seorang petugas pemadam kebakaran bernama Pak Saiful mengenang komandannya yang meninggal saat memadamkan kebakaran di Blok M sekitar tahun 2005.
Komandannya yang bernama Pak Subandi tersebut, saat itu terjebak kobaran api dan tidak dapat keluar. Selang air yang dibawa Pak Subandi terputus.
“Pak Subandi sempat melemparkan topi keluar sebagai kode bahwa dia sedang dalam bahaya. Namun, tiba-tiba api meledak dan mengenai tubuhnya,” ungkap Pak Saiful.
Pak Saiful menceritakan bahwa Pak Subandi merupakan seorang pemimpin yang sangat peduli dengan anak buahnya.
Meninggalnya Pak Subandi di lokasi kebakaran itu pun karena dia berusaha menyelamatkan tim pemadam yang sedang terjebak di dalam gedung yang sedang terbakar.
Petugas pemadam kebakaran yang telah rela berkorban tersebut saat itu menjabat sebagai Kepala Sektor Pemadam Kebakaran Jakarta Selatan.
Pengorbanan Pak Subandi menjadi pelajaran dan motivasi untuk membangun semangat anak buahnya dalam menjalankan tugas.
Pak Suhada, seorang petugas pemadam kebakaran yang telah 30 tahun bertugas juga menceritakan pengalamannya. Banyak kejadian kritis yang sudah dia lewati selama menjalankan tugas.
Baca juga: KUNCI JAWABAN Buku Tema 6 Kelas 2 SD Halaman 125 - 128 131 132 Subtema 3 Tumbuhan di Sekitarku
“Kalau sudah di depan api, saya sering berpikir jangan-jangan hari ini saya mati. Tetapi alhamdulillah saya masih dikasih kesempatan hidup. Yang penting kita tulus menjalani tugas. Jangan banyak mengeluh,” kata Pak Suhada.
Pak Suhada menceritakan kalau kaki kirinya pernah melepuh terkena air panas saat memadamkan kebakaran di sebuah permukiman. Pak Suhada juga pernah terkena setrum dan runtuhan atap rumah.
Kondisi saat kebakaran sangat riuh. Sering pemadam tidak sempat memeriksa kabelkabel listrik yang berserakan. Maka, risiko tersetrum pun harus dia hadapi.
Sumber: https://www.merdekacom/peristiwa/kisah-subandi-komandan-damkar-yang-tewassaat-selamatkan-anak-buah.html diunduh 10 Oktober 2017
Halaman 46
Ayo Berdiskusi
Diskusikan tugas-tugas berikut bersama kelompokmu
Tuliskan pokok-pokok pikiran dari bacaan "Komandan Damkar Meninggal Saat Menyelamatkan Anak Buahnya"
Jawaban :
- Paragraf 1 : Petugas pemadam kebakaran (damkar) bertaruh nyawa saat memadamkan api.
- Paragraf 2 : Kronologis/peristiwa meninggalnya pak Subandi.
- Paragraf 3 : Pemimpin yang mampu menumbuhkan semangat anak buahnya.
- Paragraf 4 : Pengalaman pak Suhada dalam bertugas.
- Paragraf 5 : Tulus dan tanpa mengeluhnya pak Suhada dalam menjalankan tugas.
- Paragraf 6 : Resiko pekerjaan pak Suhada sebagai petugas pemadam kebakaran.
Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013. (Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013)
Halaman 47
1. Apa yang dapat kamu teladani dari petugas pemadam kebakaran?
Jawaban
Berani dalam menjalankan tugas, selalu bekerja sama dalam tim, rela berkorban, tulus bertugas, pantang menyerah dalam memadamkan api/menolong korban, peduli dengan sesama.
Baca juga: KUNCI JAWABAN Buku Tema 6 Kelas 2 SD Halaman 125 - 128 131 132 Subtema 3 Tumbuhan di Sekitarku
2. Nilai KeTuhanan apakah yang diterapkan oleh petugas pemadam kebakaran?
Jawaban:
Berdoa sebelum bertugas, terus berdoa selama bertugas dan selalu bersyukur setelah melaksanakan tugas
3. Nilai kemanusiaan apakah yang diterapkan oleh petugas pemadam kebakaran?
Jawaban:
Rela berkorban untuk orang lain, peduli dengan sesama, selalu berusaha menolong orang lain yang terkena musibah kebakaran
4. Apa yang dapat kamu lakukan dalam upaya ikut membantu lingkunganmu menerapkan nilai-nilai KeTuhanan dan kemanusiaan?
Jawaban:
- Rajin beribadah.
- Selalu berdoa dalam segala aktivitas.
- Selalu bersyukur.
- Menghormati dan menghargai baik dengan yang seagama maupun dengan yang berbeda agama.
- Rela berkorban.
- Menengok tetangga yang sakit/terkena musibah.
- Suka menolong tanpa pamrih.
- Dan sebagainya.
Halaman 48
Ayo Mengamati

Ayo Menulis
Apa judul lagu tersebut?
Jawab:
Gundul-gundul pacul
Dari daerah mana asal lagu tersebut?
Baca juga: KUNCI JAWABAN Tema 7 Kelas 4 SD Hal 109 - 116 Buku Tematik Subtema 3 Persatuan dan Kesatuan Negeriku
Jawab:
Berasal dari Jateng (Jawa Tengah).
Apa nada dasar yang digunakan pada lagu tersebut?
Jawab:
Nada dasarnya adalah Do=C.
Apa tanda tempo yang digunakan pada lagu tersebut?
Jawab:
Tanda tempo yang digunakan adalah 4/4 Moderato.
Apa arti tanda tempo tersebut?
Jawab:
Arti dari tanda tempo tersebut adalah dinyanyikan dengan tempo sedang.
Ayo Bernyanyi
Berlatihlah menyanyikan lagu “Gundul Gundul Pacul”. Berlatihlah terus dan mengulang-ulanginya hingga kamu dapat bernyanyi dengan baik.
Perhatikan pengucapan syair lagu agar jelas dan dipahami pendengar. Nyanyikan lagu “Gundul Gundul Pacul” dengan nada dasar yang berbeda.
Rasakan mana yang lebih nyaman bagimu untuk menyanyikannya.
Halaman 50
‘Gundul-Gundul Pacul’ adalah salah satu lagu daerah yang ditulis oleh Sunan Kalijaga pada tahun 1400-an.
‘Gundul-Gundul Pacul’ adalah lagu nasihat dari sang Wali bagi para pemimpin Jawa untuk mengutamakan kesejahteraan rakyatnya.
Arti gundul adalah kepala plontos tanpa rambut. Kepala adalah lambang kehormatan dan kemuliaan seseorang, sementara rambut adalah mahkota lambang keindahan kepala.
Dengan demikian, gundul artinya adalah kehormatan yang tanpa mahkota. Pacul adalah cangkul.
Baca juga: KUNCI JAWABAN Tema 7 Kelas 6 SD Hal 100 - 102 Subtema 2 Pemimpin yang Saya Kenal: Ayah Saya Sendiri
Orang Jawa mengatakan bahwa pacul adalah papat kang ucul (“empat yang lepas”), dengan pengertian kemuliaan seseorang sangat tergantung kepada empat hal, yaitu cara orang tersebut menggunakan mata, hidung, telinga, dan mulutnya.
Jika empat hal itu lepas, kehormatan orang tersebut juga akan lepas. Mata digunakan untuk melihat kesulitan rakyat. Telinga digunakan untuk mendengar nasihat.
Hidung digunakan untuk mencium wewangian kebaikan. Mulut digunakan untuk berkata-kata yang adil. Gembelengan artinya “besar kepala, sombong, dan bermain-main” dalam menggunakan kehormatannya.
Dengan demikian, makna kalimat ini adalah bahwa seorang pemimpin sesungguhnya bukan orang yang diberi mahkota, tetapi pembawa pacul untuk mencangkul (mengupayakan kesejahteraan bagi rakyatnya).
Namun, orang yang sudah kehilangan empat indra tersebut akan berubah sikapnya menjadi congkak (gembelengan).
Nyunggi nyunggi wakul kul, gembelengan. Nyunggi wakul (membawa bakul di atas kepala) dilambangkan sebagai menjunjung amanah rakyat.
Namun, saat membawa bakul, sikapnya sombong hati (gembelengan). Wakul ngglimpang (bakul terguling) melambangkan amanah dari rakyat terjatuh, akibat sikap sombong saat membawa amanah tersebut.
Segane dadi sak ratan (nasinya jadi sehalaman) melambangkan hasil yang diperoleh menjadi berantakan dan sia-sia, tidak bisa dimakan lagi (tidak bermanfaat bagi kesejahteraan rakyat).
Sumber: https://merahputihcom/post/read/makna-kepemimpinan-dalam-lagu-gundul-gundulpacul
Halaman 51
Ayo Membaca
Tangga Nada Diatonis Minor Tangga nada diatonis minor memiliki interval (jarak nada) 1 ½ 1 1 1 ½ 1 1.
Tangga nada diatonis minor ada bermacam-macam salah satunya tangga nada diatonis minor harmonis.
Tangga nada diatonis minor harmonis adalah tangga nada diatonis minor dengan nada ketujuh dinaikkan setengah.
Perhatikan contoh urutan tangga nada diatonis minor harmonis berikut. a b c d e f gis a 6 7 1 2 3 4 5 6 1 ½ 1 1 1 ½ 1 Ciri-ciri tangga nada diatonis minor biasanya sebagai berikut.
• Lagu bersifat sedih.
• Lagu kurang bersemangat.
• Melodi lagu biasanya diawali dan diakhiri nada 6 (la).
Namun, tidak menutup kemungkinan diawali nada 3 (mi) dan diakhiri nada 6 (la).
Halaman 52
Kerjasama dengan Orang Tua
Bersama orang tuamu, nyanyikanlah lagu “Gundul Gundul Pacul”.
*) Disclaimer: Artikel ini hanya ditujukan kepada orang tua untuk memandu proses belajar anak.
Baca juga: KUNCI JAWABAN Tema 6 Kelas 2 SD Halaman 96 - 103 Subtema 2 Pembelajaran 6: Peraturan Sekolah
Baca juga: Kunci Jawaban Buku Tematik Tema 8 Kelas 4 SD, Subtema 1 Pembelajaran 1 Halaman 4 - 10
Artikel ini telah tayang di tribunpontianak.co.id dengan judul KUNCI JAWABAN Tema 7 Kelas 6 Halaman 45 46 47 48 49 50 51 52 Subtema 1 Pemimpin di Sekitarku