Breaking News:

Destinasi Wisata Sungai Lulut

Wisata Kalsel, Wadai Jaring di Sungai Lulut Banyak yang Cari

Kue tradisonal, cincin, gegetas, apam, babungku, pais, buras dan lain-lain di Pasar Sungai Lulut, perbatasan Kabupaten Banjar dan Banjarmasin, Kalsel.

BANJARMASINPOST.CO.ID/SYAIFUL ANWAR
Salah satu penjual kue khas Banjar di Pasar Sungai Lulut, perbatasan Banjarmasin dan Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARMASIN - Selain buah-buahan, wisatawan juga bisa mencari kuliner khas Banjar di Pasar Sungai Lulut, perbatasan Kabupaten Banjar dan Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Di pasar ini ada banyak kue tradisonal, cincin, gegetas, apam, babungku, pais, buras dan lain-lain.

Harganya sangat murah, hanya Rp 1.000 dan bila beli 10 biji harganya lebih murah lagi.

Selain penganan khas Banjar, ada juga kuliner lainnya, yakni jaring yang cukup nikmat dilumuri lala.

Baca juga: Wisata Kalsel, Pasar Buah Sungai Lulut Pun Termasuk Tujuan Pelancong Jakarta

Baca juga: Wisata Kalsel, Mancing Dekat Jembatan Sungai Lulut Sambil Nikmati Keindahan Alam

Menurut seorang pedagang wadai (kue) , Sala, beraneka macam kuliner khas Banjar dijual.

"Harganya cukup murah, Rp 1.000 satu biji. Biasanya masyarakat beli 10 biji," ungkapnya.

Ditambahkan dia, di Pasar Sungai Lulut ini ada juga yang jual Jaring. Harganya 10 biji Rp 10.000.

"Cukup ramai orang beli jaring. Tidak hanya warga Sungai Lulut, tapi juga dari luar kota. Mereka biasanya sambil beli buah-buahan," ungkapnya.

Baca juga: Wisata Kalsel, Rasakan Sensasi Goyangan Jembatan Sungai Lulut

Baca juga: Wisata Kalsel, Selter Air di Banjarmasin Perlu Ditambah Taman dan Spot Foto

Ditambahkan Sala, saat ini tak banyak yang jualan jaring dan petah. Penyebabnya, elpiji saat ini kosong. Kalau pun ada, harga di eceran hingga Rp 60.000 per tabung yang ukuran 3 kg. 

Salah satu penyuka jaring, Ani asal Kota Banjarbaru, mengatakan, bila berkunjung ke tempat temannya di Sungai Lulut, Kabupaten Banjar, ini salah satu kuliner yang dicarinya adalah jaring.

"Jaring yang di Sungai Lulut cukup enak lala-nya. Jadi, pas melihat ada yang jual di pinggir jalan, saya langsung membeli," paparnya.

(Banjarmasin post.co.id/Syaiful Anwar)

Penulis: Syaiful Anwar
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved