Fakta Aneh saat Banjir HST

Kisahnya Viral, Tiap Hari Rumah Acil Murni Dikunjungi, Ada yang Minta Air Doa tapi Ditolak

Kejadian di rumah acil Imur pascabanjir bandang di Barabai, tersebar hingga luar Kalsel, banyak yang datang sekedar melihat ada pula minta air doa

Penulis: Hanani | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/hanani
Tempat tidur Murni (48), warga Jalan Hevea, Muntiraya Barabai, Hulu Sungai Tengah yang tak tersebtuh banjir, meski ketinggian air dalam rumahnya sekitar 156 sentimeter 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Kisah keajaiban di rumah Murni dan kakaknya Ita, warga Jalan Hevea Kompleks Mutiraya, Barabai, Hulu Sungai Tengah yang sempat viral di media sosial pascabanjir bandang, membuat warga penasaran.

Banyak yang berkunjung dan datang ke rumah tersebut, untuk melihat langsung kasur dan kelambu yang tak tersentuh air dan lumpur banjir tersebut.

Bahkan, menurut Murni, ada yang datang dari Kaltim, Kalteng.

Ada yang sekedar ingin memfoto, dan mendengar langsung ceritanya .

Baca juga: Air Bah di Barabai HST Masuk ke Rumah Acil Imur, Kelambu dan Kasur Bersih dari Lumpur

Baca juga: Videonya Viral di Medsos, Kisah Acil Imur saat Banjir Bandang di HST Sempat Dituduh Rekayasa

Baca juga: Kasur dan Kelambu Acil Imur yang Kering saat Rumahnya Terendam Banjir di HST, Tak Diutak Atik

Tapi ada pula yang ingin meminta air doa untuk tujuan tertentu.

“Saya tetap doakan, tapi untuk memberi air doa saya bukan siapa-siapa,” katanya.

Murni mengatakan, dirinya hanya orang biasa yang kebetulan Allah beri tanda bukti kekuasaanNya di dalam rumahnya.

Dia mengaku menolak memberikan air, dengan alasan takut orang lain bergantung kepada makhluk.

“Padahal, hanya Allah tempat meminta pertolongan,” katanya.

Murni mengakui, banyak yang memberikan bantuan berupa sembako setelah kisahnya viral.

“Saya berterimakasih kepada para donatur yang sudah mempedulikan dan memperhatikan kami pascamusibah banjir. Alhamdullah sekarang, kami berupaya bangkit kembali,” kata Murni yang sehari-hari bekerja sebagai penerima jasa mengasuh bayi yang orang tuanya bekerja.

(banjarmasinpost.co.id/hanani)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved