Wabah Corona di Kalsel
UPDATE Covid-19 Kalsel: Positif 194 Orang, Terbanyak dari Banjarmasin
Total kasus positif Covid-19 di Provinsi Kalsel 22.230 orang, jumlah sembuh 19.580 orang, dirawat 1.917 orang, meninggal 733 orang, suspek 677 oramg
Penulis: Milna Sari | Editor: Alpri Widianjono
Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Penambahan kasus positif Covid-19 Provinsi Kalimantan Selatan memuncak kali ini, Selasa (2/3/2021). Penambahan meningkat drastis hingga 194 orang.
Penambahan ini berdasarkan data Dinkes Kalsel berasal dari Kota Banjarmasin sebanyak 80 orang , Kota Banjarbaru 56 orang , Kabupaten Tapin 21 orang , Kabupaten Kotabaru 13 orang , Kabupaten Banjar 7 orang.
Kemudian, dari Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) 5 orang , Kabupaten Tanah Laut (Tala) 4 orang , Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) dan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) sama-sama 3 orang , Kabupaten Barito Kuala (Batola) dan Kabupaten Balangan sama-sama 1 orang.
Sementara pasien Covid-19 dilaporkan sembuh hari ini sebanyak 106 orang, berasal dari tempat karantina di Karantina Kota Banjarmasin 40 orang , Kabupaten Tala 22 orang , Kota Banjarbaru 18 orang.
Baca juga: Update Covid-19 Batola: 5 orang Positif, 2 Pasien Sembuh
Kemudian, dari tempat karantina di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) 11 orang , Kabupaten HSS 6 orang , Kabupaten Banjar 4 orang , Kabupaten Kotabaru Kotabaru 3 orang dan Kabupaten Balangan 2 orang.
Sedangkan pasien Covid-19 yang dilaporkan meninggal pada hari ini 1 orang, berasal dari Kabupaten Banjar.
Dengan penambahan hari ini, maka total kasus positif Covid-19 di Provinsi Kalsel 22.230 orang, dengan jumlah sembuh 19.580 orang, dirawat 1.917 orang, meninggal 733 orang, dan suspek 677 orang.
Menurut Pj Gubernur Kalsel Safrizal ZA, pelaksanaan vaksin tahap kedua dimulai pada 3 Maret dan seterusnya di beberapa lokasi.
Baca juga: Update Covid-19 Kotabaru: 3 Pasien Sembuh, Total Terpapar 1.293 Orang
Baca juga: Pemberi Layanan Publik di Banjarmasin Target Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua
Tim akan memilih kelompok prioritas yang menjadi sasaran penerima vaksin, yaitu lansia, aparat keamanan, pers, dan kelompok pedagang.
Pelaksanaan vaksin dilakukan secara paralel, karena selain diharapkan menghindari banyak kerumunan, juga diharapkan banyak masyarakat yang terlayani dalam waktu singkat.
"Kami ingin vaksin itu cepat habis," ujar Safrizal yang menjabat Wakil Ketua Satgas Covid-19 Pusat itu.
Dia pun menjamin, jika jumlah vaksin tahap kedua ini habis, ia bisa segera meminta vaksin tambahan kepada pemerintah pusat.
Baca juga: Wabah Corona Kalsel, Disdik Banjarmasin Usulkan Guru Divaksin Covid-19
Sementara itu, juru bicara Satgas Pengananan Covid-19 yang juga Kepala Dinkes Kalsel, HM Muslim, menyebut, pada pelaksanaan vaksin massal yang mengambil jargon “Ayo Bavaksin Barataan” menyediakan 6.940 vial atau 69.400 dosis vaksin.
(Banjarmasinpost.co.id/Milna Sari)
Catatan Redaksi:
Mari bersama kita lawan virus corona. Banjarmasinpost.co.id mengajak semua pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan di setiap kegiatan. Ingat pesan ibu: laksanakan 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, selalu Menjaga jarak)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/perkembangan-kasus-positif-covid-19-provinsi-kalimantan-selatan-selasa-232021.jpg)