Breaking News:

CPNS 2021

JANGAN Salah, Ini Portal Resmi Seleksi ASN Tahun 2021 dan Prosedur Tesnya Versi BKN

Pendaftaran seleksi aparatur silpil negara ( ASN) tahun 2021 ini digelar melalui portal resmi terintegrasi yakni Sistem Seleksi Calon ASN ( SSCASN).

Situs SSCASN
Tampilan halaman utama situs SSCASN 

Editor : Didik Trio Marsidi
BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Seleksi ASN tahun 2021 akan diselenggarakan secara paralel, meliputi seleksi Sekolah Kedinasan, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), dan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Untuk itu pendaftaran seleksi aparatur silpil negara ( ASN) tahun 2021 ini digelar melalui portal resmi terintegrasi yakni Sistem Seleksi Calon ASN ( SSCASN).

Seperti dikatakan Kepala Badan Kepegawaian Negara ( BKN) Bima Haria Wibisana, saat ini pihaknya tengah mengembangkan platform pendaftaran terintegrasi melalui portal untuk mengakomodir rangkaian pendaftaran seluruh seleksi ASN.

Bima menguraikan bahwa pendaftaran online untuk seleksi ASN yang disediakan dalam portal SSCASN dibagi menjadi 3 platform utama.

Baca juga: Penerimaan 189.000 Pegawai Pemda Seluruh Indonesia Segera Dibuka, CPNS dan PPPK Selain Guru

Baca juga: Buku Wangsit SNMPTN dan CPNS Paling Laris dan Banyak Terjual di Gramedia Q Mall Banjarbaru

Baca juga: Dukung Edhie Baskoro Yudhoyono Jadi Ketum Demokrat, Marzuki Ali Sebut Ibas Lebih Baik Daripada AHY

Pertama yakni Sistem Seleksi CPNS (SSCN), kemudian Sistem Seleksi CPNS melalui Pendidikan Kedinasan (SSCN DIKDIN), dan terakhir Sistem Seleksi PPPK (SSP3K).

Selain itu, pengolahan nilai hasil seleksi juga diintegrasikan ke dalam portal. Portal ini dapat diakses melalui https://sscasn.bkn.go.id.

“Portal SSCASN juga akan menyediakan fitur pengolahan pengolahan hasil seleksi seperti SKD dan SKB,” ungkap Bima dikutip dari laman resmi BKN pada Jumat (5/3/2021).

Dikatakan bahwa proses pengolahan nilai yang masuk akan diproses tanpa campur tangan pihak mana pun dengan mengikuti ketentuan yang sudah ditetapkan.

Selanjutnya SSCASN juga diintegrasikan dengan data NIK di Dukcapil sebagai data awal pendaftaran. Begitu pula dengan pelamar formasi Guru, SSCASN akan terintegrasi dengan pengecekan data Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) untuk validasi yang terdata pada Dapodik yang dikelola Kemdikbud.

“Sama halnya dengan pendaftaran sebelumnya, SSCASN juga akan terintegrasi dengan akreditasi program studi maupun akreditasi Universitas dan Lembaga Pendidikan Tinggi, termasuk validasi nomor ijazah yang dikelola Kemristekdikti,” bebernya.

Halaman
12
Editor: Didik Triomarsidi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved