TECHNO

Usai Menang Lawan Yotuber 700.000 Subscriber, Akun Dewa_Kipas Diblokir Chess.com, Begini Alasannya

Akun Dewa_Kipas diblokir oleh platform permainan catur online Chess.com secara mendadak usai menang melawan pecatur sekaligus youtuber GothamChess.

Tayang:
Facebook.com/AliAkbar
Dadang Subur pemilik akun Dewa_Kipas di Chess.com yang diblokir setelah menang melawan YouTuber GothamChess. 

Editor : Anjar Wulandari

BANJARMASINPOST.CO.ID - Warganet belakangan dihebohkan dengan kabar pemblokiran akun Dewa_Kipas oleh platform permainan catur online Chess.com secara mendadak.

Pemblokiran dilakukan usai Dewa_Kipas usai menang melawan pecatur sekaligus youtuber GothamChess.

Belakangan diketahui jika akun Dewa_Kipas ternyata dimiliki oleh mantan pecatur asal Indonesia yang bernama Dadang Subur.

Baca juga: Salah Transfer Rp 51 Juta Berujung Pidana Bikin Heboh, Ini Beda Versi Mantan Karyawan BCA & Terdakwa

Baca juga: Direskrimsus Polda Kalsel Tutup Usia, Jenazah Dibawa ke Jakarta

Sedangkan orang di belakang GothamChess adalah Levy Rozman yang telah memiliki lebih dari 700.000 subscribers di YouTube. Kabar ini pun langsung menjadi viral.

Dikutip Banjarmasinpost.co.id dari Kompas.com, Ali Akbar yang juga anak Dadang, mengklaim bahwa pemblokiran tersebut dipicu oleh banyaknya berbagai laporan terhadap akun Dewa_Kipas.

Ayahnya dituduh berbuat curang alias menggunakan cheat ketika menundukkan GothamChess.

Beda cerita dengan Chess.com. Dalam sebuah unggahan di Twitter, situs catur online ini menegaskan bahwa mereka tidak pernah memblokir akun berdasarkan pengaduan terhadap akun tersebut.

"Kami tidak pernah sekalipun menutup akun berdasarkan banyaknya laporan dari (penggemar) akun @GothamChess, berbagai kreator konten, atau komunitas lainnya," ujar Chess.com, dikutip KompasTekno dari Twitter, Jumat (5/3/2021).
Korban blokir otomatis?

Alasan di balik pemblokiran akun, menurut Chess.com, adalah karena ditemukannya indikasi kecurangan. Chess.com menyebutkan bahwa semua akun yang diblokir telah "ditinjau lebih dahulu secara seksama oleh tim fair play".

Namun, di artikel penjelasan soal deteksi kecurangan, Chess.com mengatakan bahwa sebagian besar pemblokiran -mencapai lebih dari 70 persen pada pertengahan 2020- dilakukan secara otomatis tanpa ditinjau lebih dulu.

"Tim manusia butuh waktu (untuk melakukan peninjauan), dan ini buruk untuk para anggota kami karena para pemberangusan para pelaku kecurangan akan lebih lama," tulis Chess.com.

Sebagian pihak mencurigai Dewa_Kipas menggunakan bot atau mesin catur karena akun Dadang memiliki nilai akurasi CAPS (rating untuk menilai kemampuan pemain di Chess.com) melebihi GothamChess, yakni 93 persen berbanding 81 persen.

Belum diketahui apakah akun Dewa_Kipas milik Dadang diblokir secara otomatis oleh sistem atau sudah ditinjau secara manual oleh tim fair play.

KompasTekno telah mencoba menghubungi pihak Chess.com untuk meminta keterangan apa sebenarnya alasan akun Dadang diblokir, namun hingga kini masih belum memperoleh tanggapan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved