Berita Kabupaten Banjar
VIDEO Rekayasa Buka Tutup Jalan Gubernur Syarkawi Kalsel Ditunda
Hingga pagi Senin (8/3/2021) Jalan Gubernur Syarkawi Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan masih ramai dilintasi armada angkutan.
Penulis: Milna Sari | Editor: Syaiful Akhyar
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Hingga pagi Senin (8/3/2021) Jalan Gubernur Syarkawi Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan masih ramai dilintasi armada angkutan.
Jalan yang rusak parah akibat banjir Kalsel beberapa waktu lalu tersebut sebelumnya direncanakan akan ditutup saat pagi hari dan dibuka saat malam hari.
Angkutan baik dari Pertamina hingga angkutan swasta masih berseliweran di Jalan Gubernur Syarkawi meski harus bergantian satu angkutan yang boleh melintas di jalan.
Sebelumnya BBPJN 11 Banjarmasin rencananya akan menutup jalan mulai pukul 7 pagi hingga pukul 7 malam, dan dibuka kembali pada pukul 7 malam hingga 7 pagi yang dimulai sejak hari ini, 8 Maret hingga 8 Mei 2021.
Baca juga: Keracunan Massal, Puskesmas Alabio Kabupaten HSU Penuh Pasien
Baca juga: Terjunkan 11 Anggota, Tim Animal Rescue Banjarmasin Evakuasi Buaya Muara di Handil Bakti Batola
Baca juga: 140 Desa Gelar Pemilihan Pambakal Serentak Setelah Idulfitri, Ini Pesan Bupati Saidi Mansyur
Salah satu supir dump truk, Riza mengatakan ia masih melintas di Jalan Gubernur Syarkawi.
Supir asal Sungai Tabuk yang sehari-hari mengantar batu ke Palangkaraya dan membawa pasir dari Palangkaraya ke Kalsel ini mengatakan memang isunya jalan akan ditutup. Tapi isu lain, itu dibatalkan.
"Belum jelas juga masih, ada yang bilang akan ditutup ada yang bilang batal," ujarnya.
Ia mengaku mengikuti saja aturan yang berlaku. Namun ungkap Riza hingga kini tak ada sosialisasi berupa tulisan di sepanjang Jalan Gubernur Syarkawi terkait penutupan jalan.
Terangnya Jalan Gubernur Syarkawi sudah sekitar satu bulan sudah bisa dilintasi meski kondisinya masih memprihatinkan. "Masih belum sempurna seperti jalan biasanya," ujarnya.
Terpantau di Jalan Gubernur Syarkawi tak ada sosialisasi akan adanya penutupan. Selain itu pekerja juga tampak masih memperbaiki jalan.
Kasi Opsdal Dinas Perhubungan Kalsel, M Arief saat dihubungi mengatakan penutupan jalan masih dievaluasi dan ditunda hingga waktu yang belum ditentukan.
"Kan yang menyelenggarakan penutupan dari BBPJN 11 Banjarmasin, kami dari Dishub yang menyosialisasikan ke asosiasi angkutan, dan katanya memang ditunda," ujarnya.
Waktu penutupan dan jadwal buka tutup terangnya masih dievaluasi sehingga rencana buka tutup jalan pada 8 Maret dibatalkan.
Sebelumnya Kadishub Kalsel H Rusdiansyah mengungkapkan pada rapat kedua BBPJN selaku yang melangsungkan rekayasa lalu lintas menganggap jika dibuka jalan saat malam hari kurang efektif.
Alasannya, karena perlu petugas, penerangan dan lainnya sehingga keputusan dirubah menjadi dibuka saat pagi hingga jelang malam, dan tutup saat malam hingga jelang pagi.
Namun keputusan tersebut kembali evaluasi hingga akhirnya rekayasa lalu lintas ditunda.
(banjarmasinpost.co.id/milna)