Lika liku Peternak Kambing Tala
Setelah Diberi Pakan Hijauan ini, Ternak Kambing di Tala Mendadak Keracunan dan Mati
Menggunakan gerobak besi yang ditarik dengan sepeda motor butut, Anton tiap pagi sebelum berangkat kerja, menyempatkan diri mencari pakan kambing
Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Eka Dinayanti
Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Memelihara ternak ruminansia, mesti siap berlelah-lelah menyiapkan pakan (rumput) tiap hari.
Pekerjaan ini tak gampang, apalagi hamparan rumput liar juga kian menyusut.
Karena itu pula guna mencukupi pakan kambingnya, Anton Kuswoyo rela menjelajah hingga ke pinggiran Kota Pelaihari.
Menggunakan gerobak besi yang ditarik dengan sepeda motor butut, Anton tiap pagi sebelum berangkat kerja, menyempatkan diri mencari pakan kambing.
Pada musim penghujan, ia sering hingga basah kuyub kehujanan.
Baca juga: Kisah Peternak Kambing di Tala, Galau Hidup Sendiri, Blusukan ke Kampung Mata Kepincut Kandang
Namun mau tidak mau aktivitas itu harus dilakoni karena ternak piarannya tak kan pernah puasa ngunyah.
"Dinginnya udara pagi ditambah guyuran air hujan sudah akrab dengan tubuh saya. Itu pun masih ditambah kondisi jalan yang licin dan berlumpur," ucapnya, Kamis (11/3/2021).
Menjelang musim kemarau, Anton sempat kesulitan cari pakan kambing.
Ia pun akhirnya mencari kebun petani yang sedang panen.
Beruntung ia mendapatkan petani sedang panen ubi jalar.
Daun-daunnya dibuang begitu saja di kebun.
Anton pun memanfaatkan daun ubi jalar untuk pakan kambing.
Anton sudah hafal dengan jenis-jenis rumput liar yang disukai kambing.
Selain rumput, kadang ia juga mencari jenis ramban-rambanan, daun-daunan, dan lain-lain.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/anton-mencari-rumput-untuk-pakan-kambingnya-kemarin.jpg)