Breaking News:

Sengketa Pilgub Kalsel 2020

Tanggapi Putusan MK PSU Ulang Pilgub Kalsel 2020, Relawan H2D: Kemarin Draw, Sekarang Kami Menang

Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Jumat (19/3/2021) terkait sengeketa Pilgub Kalsel 2020 adalah pemungutan suara ulang (PSU) sebagian di 7 kecamatan

banjarmasinpost.co.id/siti bulkis
Koordinator Relawan H2D Se-Provinsi Kalimantan Selatan, Rahmadi seusai mendengarkan putusan MK Sengketa Pilkada Kalsel 2020, Jumat (19/3/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Jumat (19/3/2021) terkait sengeketa Pilgub Kalsel 2020 adalah pemungutan suara ulang (PSU) sebagian di 7 kecamatan di Kalsel.

Relawan H2D Kalsel menanggapinya dengan lega dan senang.

Markas Relawan H2D Kalsel bertempat di Jalan A Yani Km 33 Loktabat Utara, Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Suasana pembacaan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) disaksikan pendukung pasangan Denny Indrayana dan Difriadi.

Baca juga: MK Putuskan PSU Ulang di Beberapa Kecamatan, KPU Kalsel Rekrut Petugas KPPS dan PPK yang Baru

Baca juga: MK Putuskan PSU Pilgub Kalsel 2020,  Ini Tanggapan Tim Pemenangan Paman BirinMu

Baca juga: Hasil Putusan MK Sengketa Pilkada Kalsel 2020 PSU Sebagian, Parpol Pengusung H2D Ucapkan Syukur

Baca juga: BREAKING NEWS : Sengketa Pilgub Kalsel 2020, MK Putuskan Pemungutan Suara Ulang di 7 Kecamatan

Koordinator Relawan H2D Kalimantan Selatan, Rahmadi ditemui usai mendengarkan putusan MK mengaku, lega dan senang dengan hasil tersebut.

"Bagi saya ini sudah kemenangan dan dari awal, kami yakin menang," katanya.

Terkait dengan pembuktian tersebut, dia mengatakan pihaknya senang kenyataannya beberapa wilayah yang digugat seperti Banjarmasin Selatan, Kabupaten Banjar dan Kabupaten Tapin diakbukan MK.

Lebih lanjut dirinya mengaku timnya akan lebih maksimal lagi untuk menempatkan saksi-saksi untuk mengawasi petugas-petugas.

Dengan adanya putusan untuk pemungutan suara ulang, dirinya mengucapkan terima kasih kepada Mahkamah Konstitusi yang telah memberikan kesempatan.

"Harapan kami tentu bisa mendapatkan hasil yang diharapkan. Menurut saya pertandingan kemaren hasilnya draw, sehingga dengan MK memberikan keputusan ini, bagi saya ini adalah kemenangan, kami sudah menang," pungkasnya sembari tersenyum.

Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan Perkara 124/PHP.GUB-XIX/2021 Perselisihan Hasil Pemilihan Gubernur Kalimantan Selatan Tahun 2020, Jum'at (19/3/2021).

Hasil putusan MK, digelar pemungutan suara ulang (PSU) sebagian di 7 kecamatan.

Hakim MK, Anwas Usman menetapkan pelaksanaan PSU maksimal 60 hari sejak palu diketukkan.

Mahkamah Konstitusi meminta untuk petugas KPPS dan PPK yang lama dan menggantikan dengan petugas yang baru.

(banjarmasinpost.co.id/Siti Bulkis)

Penulis: Siti Bulkis
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved