Berita Tanahlaut
Dukung Penuh Program YESS, Pemuda Tanahlaut Diminta Tak Gengsi Jadi Petani
Tala dukung Youth Entrepreneur and Employment Support Service, program yang dimaksudkan melahirkan wirausaha muda di bidang pertanian
Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Eka Dinayanti
Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Rendahnya minat generasi muda di bidang pertanian menjadi perhatian pemerintah.
Melalui Kementerian Pertanian (Kementan), regenerasi petani saat ini sedang dimasifkan.
Upaya yang dilakukan antara lain menggeber Youth Entrepreneur and Employment Support Service (YESS).
Ini merupakam program yang dimaksudkan melahirkan wirausaha muda di bidang pertanian.
Sejumlah warga Tala mendukung program pusat tersebut.
Baca juga: Tiga Tahun Bertambah Sembilan Ponpes, Pemkab Tala Berharap Pelaihari Jadi Kota Santri
Baca juga: Perempuan di Kurau Tala Meninggal Tenggelam, Warga Diminta Awasi Anak Bermain di Bantaran Sungai
"Bagus itu supaya anak-anak muda tak memandang sebelah mata dunia pertanian. Ini kan pada malu kalau disuruh ke ladang atau ke sawah," ucap Zulhadi, warga Pelaihari, Minggu (21/3/2021).
Dikatakannya, banyak kawula muda yang menganggap berkecimpung pada kegiatan usaha tani sebagai aktivitas rendahan sehingga akhirnya gengsi.
Padahal jika ditekuni hasil yang didapat jauh lebih besar dibanding hanya menjadi karyawan atau pegawai.
Sekretaris Daerah Pemkab Tala H Dahnial Kifli mengatakan Pemkab Tala sangat mengapresiasi program YESS.
Pihaknya juga selalu berupaya memfasilitasi pemuda untuk menjadi petani muda modern.
Baca juga: Mencicipi Keripik Legend di Desa Batu Tangga HST, Dibuat Sederhana Tapi Rasanya Gurih dan Renyah
"Bukan menjadi petani yang konvensional, namun petani yang modern sehingga bisa memanfaatkan sektor pertanian menjadi agrowisata yang tentunya menambah nilai lebih," ucapnya.
Ia mengatakan para pemuda petani harus jelas komoditas apa yang potensial dikembangkan.
Selain itu mereka juha perlu dibina dan diarahkan untuk mengembangkan komoditas yang cocok di Kabupaten Tala.
Para pemuda khususnya di Tala harus bisa mengubah pola pikir.